Penyerapan Anggaran di Lambar Diatas Nasional  

  • Whatsapp
Kabag Administrasi Pembangunan Sekdakab Lambar Burlianto Eka Putra, S.H

Medialampung.co.id – Realisasi penyerapan anggaran dan fisik hingga September tahun 2020 di Kabupaten Lampung Barat di atas nasional.

Hal itu berdasarkan progres laporan sistem monitoring informasi TEPRA sampai dengan bulan Oktober 2020 yang diambil dari Server Aplikasi TEPRA (http://monev.lkpp.go.id).

Bacaan Lainnya


“Kalau kita lihat dari laporan tersebut, baik dari segi keuangan maupun fisik, Kabupaten Lampung Barat realisasinya lebih baik/besar jika dibandingkan realisasi secara nasional,” kata Kabag Administrasi Pembangunan Sekdakab Lambar Burlianto Eka Putra, S.H, Kamis (29/10).

Ia memaparkan, untuk progres keuangan di Kabupaten Lambar targetnya 75,23 % telah terealisasi 65,00 % serta progres fisik dari target  75,56 % telah terealisasi 67,13 %.

Sedangkan untuk tingkat nasional, progres keuangan dari target 56,14 % baru terealisasi 43,12 % dan untuk progres fisik di target 57,44 % baru terealisasi 45,36 %.

“Selain itu, berdasarkan laporan TEPRA bahwa jumlah K/L/D/I yang telah menyampaikan anggaran perubahan laporan TEPRA berjumlah 609, termasuk Kabupaten Lampung Barat,” imbuhnya

Untuk total paket, lanjut Burlianto, dengan nilai diatas Rp200 juta hingga Rp2,5 miliar, di Kabupaten Lambar  yakni 168 paket dengan nilai Rp112,768 miliar. 

Dengan realisasinya untuk pemilihan atau pelaksanaan sebanyak lima paket (2,98 %), sedangkan untuk hasil pemilihan empat paket (2,38 %), kontrak empat paket (2,38 %) dan serah terima/PHO empat paket (2,38 %). 

Sementara total paket dengan nilai diatas Rp2,5 miliar hingga Rp50 miliar, yaitu untuk Lambar ada 19 paket dengan nilai Rp101,780 miliar namun belum ada realisasinya baik pemilihan atau pelaksanaan, hasil pemilihan, kontrak maupun serah terima.

“Dilaksanakannya TEPRA ini guna mendorong penyerapan anggaran secara optimal baik di kementerian maupun lembaga pemerintah daerah sekaligus pengawasan terhadap realisasi anggaran,” tegasnya seraya menambahkan, seluruh K/L/D/I setiap bulannya pada minggu kedua harus menyampaikan laporan realisasi anggaran. (lus/mlo)




Pos terkait