Penyerapan Anggaran di Lambar Diatas Nasional

  • Whatsapp
Kabag Administrasi Pembangunan Setdakab Lambar Burlianto Eka Putra, S.H

Medialampung.co.id – Realisasi  penyerapan anggaran di Kabupaten Lampung Barat hingga Mei tahun 2020 baru 30.89 persen dan fisik sebesar 20.75 persen. Hal itu berdasarkan progres laporan system monitoring informasi TEPRA sampai dengan bulan Maret 2020 yang diambil dari Server Aplikasi TEPRA (http://monev.lkpp.go.id).

“Kalau kita lihat dari laporan tersebut, baik dari segi keuangan maupun fisik, Kabupaten Lampung Barat realisasinya lebih baik/besar jika dibandingkan realisasi secara nasional,” ungkap Kabag Administrasi Pembangunan Setdakab Lambar Burlianto Eka Putra, S.H, Rabu (10/6)

Bacaan Lainnya



Selain itu, berdasarkan laporan TEPRA bahwa jumlah K/L/D/I yang telah menyampaikan anggaran perubahan laporan TEPRA berjumlah 609, termasuk Kabupaten Lampung Barat.

“Sesuai dengan progress laporan system monitoring TEPRA tersebut, realisasi keuangan Lambar sebesar 30.89 persen dan fisik sebesar 20.75 persen, sedangkan untuk nasional yaitu realisasi keuangan sebesar 13,35 persen dan realisasi fisik sebesar 13,73 persen,” ucapnya

Burlianto menjelaskan, untuk total paket dengan nilai diatas Rp200 juta hingga Rp2,5 miliar, di Kabupaten Lambar  yakni  237 paket dengan nilai Rp141,009 miliar.

Dengan realisasinya untuk pemilihan atau pelaksanaan sebanyak 4 paket (1.95 persen), sedangkan untuk hasil pemilihan 4 paket (1,95 persen), kontrak 4 paket (1.95 persen), serta serah terima/PHO 4 paket (1.95 persen).

Sementara untuk total paket dengan nilai diatas Rp2,5 miliar hingga Rp50 miliar, yaitu untuk Lambar  ada 21 paket dengan nilai Rp119,159 miliar, dengan realisasi untuk pemilihan/pelaksanaan, hasil pemilihan, kontrak  dan  serah terima/PHO masih belum ada realisasinya.

”Dilaksanakannya TEPRA guna mendorong penyerapan anggaran secara optimal baik di  kementerian maupun lembaga pemerintah daerah sekaligus pengawasan terhadap realisasi anggaran,” kata Burlianto.(lus/mlo)



Pos terkait