Penyusunan RKPD 2022, Pemkab Pesbar Mulai Laksanakan Musrenbang Tingkat Kecamatan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) mulai melaksanakan kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di tingkat Kecamatan se-Kabupaten setempat untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pesbar tahun 2022.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pesbar, Drs. Zukri Amin, M.P., melalui Sekretaris, Eka Candra, S.Km, M.M., mengatakan kegiatan Musrenbang penyusunan RKPD Kabupaten Pesbar tahun 2022 di tingkat Kecamatan itu dibagi menjadi dua tim. Di hari pertama yakni Selasa (23/2) dimulai di Kecamatan Pesisir Utara, Lemong dan Pulau Pisang yang dipusatkan di aula kantor Kecamatan Pesisir Utara (tim I).

Bacaan Lainnya

“Sedangkan, untuk tim II yakni Kecamatan Ngaras dan Bangkunat yang dipusatkan di aula kantor Kecamatan Ngaras,” katanya.

Dalam Musrenbang di tingkat Kecamatan itu, sesuai dengan sambutan bupati bahwa Musrenbang di tingkat Kecamatan tahun 2021 untuk penyusunan RKPD Kabupaten Pesbar tahun 2022 berbeda dengan tahun sebelumnya. Hal ini karena sebagai upaya untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19, sehingga harus tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Musrenbang di tingkat Kecamatan yang dilaksanakan ini merupakan satu kesatuan dari pelaksanaan Musrenbang Pekon untuk penyusunan RKP Pekon. Hasil rekapitulasi dalam bentuk daftar usulan dari pelaksanaan Musrenbang Pekon itu harus menjadi dasar dalam pelaksanaan Musrenbang ini,” jelasnya.

Ditambahkannya, daftar usulan itu harus telah melalui proses verifikasi dari camat sebagai bentuk pengawasan dalam perencanaan dan penganggaran dana desa serta bagian dari menjaga sinergitas dan sinkronisasi pembangunan antara pekon dan Kabupaten. Untuk tahun 2022 mendatang, rancangan awal tema RKPD Kabupaten Pesbar adalah pembangunan ekonomi daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ada lima prioritas pembangunan Kabupaten Pesbar tahun 2021 yang telah ditetapkan.

“Lima prioritas itu yakni pembangunan sumber daya manusia kesehatan masyarakat, pembangunan infrastruktur, pembangunan ekonomi masyarakat. Kemudian, pengentasan kemiskinan, serta reformasi birokrasi dan pelayanan publik,” jelasnya.

Ditambahkannya, pekerjaan dan tantangan kedepan memang tidak ringan, penyelenggaraan pemerintah yang akuntabel harus terus ditingkatkan dalam upaya meningkatkan kualitas perencanaan dan penganggaran pembangunan daerah sehingga bisa meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

“Bupati Pesbar juga menekankan proses perencanaan dan penganggaran tahun 2022 mendatang, diwajibkan menggunakan aplikasi yang terintegrasi dengan pemerintah Provinsi dan pusat yakni SIPD Kemendagri,” tandasnya.(yan/d1n/mlo)




Pos terkait