Peragaan Busana ‘Pesona Seribu Cinta’ di Hotel Bukit Randu Sukses

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Selalu ada makna yang ditampilkan dalam setiap pagelaran busana para desainer yang memamerkan koleksi terbaru mereka di hadapan insan mode.

Berbagai makna selalu tersirat dalam potongan motif dan desain busana sang desainer yang membuat ciri khas selalu terjaga dalam setiap potongan busana.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut juga dilakukan oleh desainer brand Rodeo Junior dan Antoku yang tak pernah henti menuangkan tentang kekuatan di setiap koleksi busananya.

Seperti dikatakan Owner Maranatha, Adrianus Silagan–akrab disapa Kak Andre, mengatakan, busana dikenal manusia sebagai alat untuk melindungi diri dari pengaruh cuaca dan iklim.

Namun seiring berjalannya waktu, kata dia, busana yang awalnya hanya dianggap sebagai penutup tubuh, menjadi berkembang kegunaannya.

“Kini busana tidak hanya sebagai penutup tubuh saja, tetapi sudah menjadi media/sarana untuk menunjukkan eksistensi seseorang,” kata dia.

 

Terus dia, perkembangan tersebut juga dirasakan tak terkecuali di Lampung. Lampung memiliki segmen pasar yang cukup bagus dalam menghargai kualitas seni dan berbusana.

Terbukti dengan adanya berbagai departement store dan mall yang berisi berbagai macam toko mode dari dalam maupun luar negeri. Selain itu, Lampung juga memiliki desainer-desainer yang berpotensi untuk mendukung perkembangan dunia mode.

Terus dia, hari ini Minggu (14/2) digelar kegiatan bertema ‘Pesona Seribu Cinta’ di Hotel dan Resort Bukit Randu Bandarlampung, dengan memperagakan busana dari salah satu brand ternama Rodeo Junior berkolaborasi dengan busana dari desainer Antoku. Ini juga masih dalam rangkaian perayaan hari valentine tahun 2021.

“Ada sekitar 60-an outfit kita peragakan hari ini dengan sebagian besar busana anak-anak bertemakan gold dan pink. Tujuan dari kegiatan ini, untuk menjadikan generasi selalu melakukan hal-hal positif, mencetak dan menjaring potensi dari kalangan remaja, mencegah dari kenakalan remaja, dan yang pasti ini bentuk saling berbagi kasih satu sama yang lain di moment valentine,” imbuhnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung oleh Head Online and Digital Marketing Brand Rodeo Junior, Priska Esmeralda bersama rombongan dari Jakarta. Fashion Stylish and Visual Merchandiser Josephine.

Menurut Priska, ada 20 look (baju dan celana) Brand Rodeo Junior diperagakan pada kesempatan tersebut.

“Kita senang diundang di kegiatan ini. Kita ucapkan terimakasih kepada Management Maranatha. Ini tentu sangat bagus demi perkembangan potensi anak di bidang stylish modeling,” kata dia.

Terus dia, untuk penjualan Brand Rodeo Junior sendiri di Lampung cukup bagus. Dari tahun ke tahun penjualannya terus meningkat.

 

“Kita juga akan gulirkan program baru, yakni Reseller Rodeo Junior dan akan kami bahan hari ini. Program tersebut tentunya akan sangat menguntungkan bagi pembeli. Lampung yang pertama kali di Indonesia digulirkannya program ini,” imbuhnya.

Sementara Desainer Antoku mengatakan, ada 40 outfit yang diperagakan bertema love dan 7 busana bertema glowing.

“Ini sebagai bentuk dukungan kita untuk suksesnya kegiatan tersebut. Acara seperti ini bagus, menggali potensi anak khususnya asal Lampung,” kata dia.

Dalam desain busana, Antoku mengangkat lebih tentang kebudayaan daerah. “Ya, lebih kepada etnik dan modern. Design up to date tapi tidak meninggalkan unsur tradisionalnya. Saya juga sampaikan terima kasih kepada Management Maranatha telah memberikan kesempatan untuk peragaan busana kita,” pungkasnya. (adv/mlo)




Pos terkait