Perairan Pesbar Rentan Illegal Fishing

  • Whatsapp

Medialampung.co.idSebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya illegal fishing atau penangkapan ikan ilegal dan kegiatan yang melanggar hukum di wilayah perairan di Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar). Hingga kini Dinas Perikanan setempat dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Lampung serta instansi terait lainnya rutin melakukan pengawasan di wilayah perairan setempat.

Kabid Perikanan Tangkap, Bambang Supeno, A.Pi., mendampingi kepala Dinas Perikanan setempat, Armen Qodar, S.P, M.M., mengatakan wilayah perairan Pesbar merupakan salah satu wilayah yang rentan terjadi kegiatan penangkapan benih lobster dan kegiatan lainnya. Terlebih di perairan Pesbar juga merupakan salah satu wilayah perbatasan Indonesia dengan wilayah asing.

Bacaan Lainnya



“Seperti di wilayah pulau terluar yakni pulau batu kecil atau pulau Betuah di Kecamatan Bangkunat merupakan salah satu titik lokasi batas negara Indonesia,” katanya.

Dijelaskan, dari DKP Provinsi melalui bidang pengawasan sumberdaya kelautan, pekan lalu juga telah melakukan supervisi atau patroli pengawasan untuk melihat kondisi di sepanjang wilayah perairan Pesbar. Dalam supervisi itu salah satunya difokuskan terkait dengan maraknya penangkapan benih lobster di Kabupaten Pesbar.

“Dengan masih maraknya penangkapan benih lobster di perairan Pesbar itu hingga kini masih menjadi perhatian dari DKP Provinsi,” jelasnya.

Untuk itu, kata Bambang, pihaknya berharap kepada masyarakat khususnya nelayan di kabupaten Pesbar ini agar tidak melakukan penangkapan benih lobster yang sudah jelas dilarang oleh pemerintah. Terlebih, sebelumnya juga sudah banyak terjadi adanya penangkapan pelaku penampung benih lobster atau benur di Kabupaten ini.

“Wilayah perairan Pesbar ini merupakan salah satu penghasil benih lobster terbesar yang memiki kualitas terbaik. Meski begitu kita mengimbau nelayan tidak lagi melakukan penangkapan benur,” ujarnya.

Sementara itu, masih kata dia, dalam kegiatan supervisi sekaligus patroli pengawasan di perairan yang dilakukan oleh DKP Provinsi sebelumnya tidak menemukan adanya kegiatan yang melanggar aturan baik illegal fishing, penangkapan benur, ataupun kegiatan yang melanggar hukum lainnya. Yang jelas siapapun yang melanggar peraturan ataupun melanggar hukum di wilayah perairan tentu akan ditindak tegas.

“Kami berharap wilayah perairan Pesbar ini bisa terus berjalan kondusif, karena itu peran nelayan juga sangat diharapkan untuk terus menjaga perairan di sepanjang wilayah Pesbar ini,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait