Peralatan Bantuan Internet Mulai Tiba di Pekon

  • Whatsapp
Foto Ilustrasi

Medialampung.co.id – Sejumlah peralatan program internet masuk desa dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) mulai tiba di sejumlah pekon seperti di Pekon Tanjungraya, Kecamatan Sukau.

“Sejumlah peralatan internet sudah kami terima, tinggal menunggu proses pemasangan yang dilakukan langsung oleh tim dari Kemenkominfo RI. Alhamdulilah dalam waktu dekat masyarakat bisa menikmati fasilitas internet gratis,” kata Peratin Tanjungraya, Budiyono.

Bacaan Lainnya



Sebab, kata dia, selama ini masyarakat setempat dihadapkan dengan sulitnya mengakses internet karena wilayah setempat belum mendapat jangkauan jaringan yang maksimal.

“Dari 10 pekon di wilayah Kecamatan Sukau, pekon kami masih sangat sulit untuk mengakses jaringan baik untuk telpon maupun internet, padahal wilayah kami dekat dengan pusat kabupaten, namun berkat program ini mudah-mudahn persoalan itu teratasi,” harapnya.

Menurutnya, peluncuran program ini dapat mengikis kesenjangan digital antara pekon dan wilayah perkotaan karena selama ini ponsel yang digunakan masyarakat setempat hanya berfungsi di beberapa lokasi yang dekat degan pusat kecamatan

“Iya kami sangat mendukung jangan hanya orang di dekat perkotaan saja tapi semua harus merasakan internet, karena saat ini bisa dikatakan sudah memasuki era digital dan seluruh masyarakat sudah memiliki ponsel pintar atau andoid, tapi belum semua orang bisa mengaksesnya karena tidak ada jaringan intenet,” keluhnya

Seperti diketahui sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Lambar Maidar S.H, M.Si., membenarkan terkait akan direalisaskannya program itu salah satunya di tiga pekon tersebut, namun sejauh ini pihaknya belum memperoleh informasi lebih lanjut terkait pemasangan akses internet masuk desa tersebut.

“Rencananya tahun ini, program itu akan dialokasikan ke sejumlah wilayah pekon yang saat ini masih kesulitan untuk mengakses internet, namun sejauh ini kami belum menerima informasi lebih lanjut terkait jadwal pemasangan aksesnya,” terang Maidar.

Kendati begitu, kata dia, program ini menjadi angin segar bagi masyarakat sebab dengan terbukanya akses internet maka informasi ke dunia luar akan mudah dijangkau, masyarakat dapat memanfaatkan akses konektivitas internet untuk mengakses konten pendidikan, peningkatan produktivitas dan jangkauan produk-produk lokal.

“Pada intinya konektivitas internet ini nanti membuka ruang komunikasi antara pemerintah dan masyarakat secara langsung. Termasuk membuka akses ke dunia luar untuk meningkatkan perekonomian pekon,” kata dia.

Untuk persoalan sistem, sayangnya Maidar belum dapat memaparkan lebih lanjut, karena program itu akan dialokasikan dan di pasang langsung oleh pemerintah pusat.  Namun secara umum bantuan itu berupa sebuah program untuk mendukung kemudahan akses internet bagi masyarakat dengan kekuatan signal kualitas terbaik. (edi/lus/mlo)



Pos terkait