Peratin Diminta Berhati-Hati Dalam Mengelola DD

  • Whatsapp

Oleh karena itu, salah satu usaha untuk meningkatkan pekon sesuai dengan amanatkan undang-undang desa dapat dilakukan dengan memberikan kewenangan kepada pemerintah desa untuk mengelola daerahnya sendiri secara mandiri.

Bacaan Lainnya

“Tujuan dari kegiatan ini diantaranya mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan, menemukan nilai nilai positif serta kekurangan yang perlu diperbaiki serta dapat merusmuskan rekomendasi-rekomendasi penting dalam pembangunan pekon dan untuk meningkatkan kualitas penggunaan dana desa melalui berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdaayan masyarakat pekon yang lebih inovatif dan peka terhadap kebutuhan masyarakat pekon,” tegasnya.

Sementara Kabid Pembangunan Pekon DPMP Pathan, S.E, M.M., dalam laporannya mengungkapkan, tujuan dilaksanakannya acara rapat sikronisasi, koordinasi evaluasi pembangunan pekon tersebut agar peratin dapat merumsukan, mengusulkan dan merencanakan pembangunan pekon baik yang bersumber dari APBD maupun APBN, selaras dengan pembangunan kabupaten  dalam rangka menuju Lambar Hebat dan Sejahtera.

“Tujuan lainnya yakni adanya sinkronisasi pembangunan pekon dengan organisasi perangkat daerah (OPD)  dan pembangunan daerah, adanya singkronisasi administrasi pembangunan pekon dengan kecamatan , OPD dan pemerintah daerah,” ujar Pathan

Masih kata dia, berdasarkan indeks desa membangun (IDM) tahun 2019 yang dikeluarkan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi Republik Indonesia dengan keputusan Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Msayrakat Desa No.201/2019 tentang perubahan kedua atas keputusan Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa No.30/2016 tentang status kemajuan dan kemandirian desa berkembang status pekon di Kabupaten Lambar  yaitu status pekon mandiri dua pekon, maju 30 pekon, berkembang 85 pekon, dan tertinggal 14 pekon. (lus/mlo)




Pos terkait