Perbaikan Jalan, Satker PJN Bersihkan Sisa Material Longsor Jalur Liwa-Krui

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional XIX Lampung pada Satker Pelaksanaan Jalan Nasional wilayah II Lampung, Pejabat Pembuat Komitmen 2.3 membersihkan sisa materiall longsor sejumlah titik ruas jalan nasional Kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) tepatnya di Jalur Liwa-Krui.

Pejabat Pembuat Komitmen 2.3 Fedi Chandra, ST, M.Sc, M. Eng., melalui Koordinator Lapangan Rusmadi Gani, S.T., mengatakan pihaknya mulai mulai melakukan perbaikan kerusakan ruas jalan Liwa-Krui salah satunya dengan membersihkan seluruh sisa material longsor yang mempersempit badan jalan.

Bacaan Lainnya

“Penanganan yang kita lakukan yaitu membersihkan sisa material longsor di sejumlah titik pada ruas jalan Liwa-Krui untuk mendukung kelancaran sekaligus memberi kenyamanan pengguna jalan,” kata dia.

Selain membersihkan sisa material longsor tersebut, pihaknya juga akan melakukan penanganan dengan menimbun beberapa titik badan jalan yang rusak atau berlubang yang selama ini kondisinya cukup parah.

“Ruas jalan Liwa-Krui memang sudah mengalami kerusakan, sementara jalur ini ramai dilalui kendaraan sehingga penanganan memang sudah diprioritaskan sejak lama,” imbuhnya.

Sementara itu, dari pantauan tampak satu unit alat berat jenis excavator dikerahkan untuk mengeruk material longsor selanjutnya diangkut menggunakan untuk dibawa ke lokasi penampungan. Aktivitas pembersihan material longsor tersebut membuat arus lalu lintas sedikit terhambat karena petugas memberlakukan sistem buka tutup jalan.

Kendati begitu, upaya perbaikan jalan disambut antusias oleh pengendara yang sejak lama mengeluhkan rusaknya jalur penghubung antar kabupaten Lambar dengan pesisir barat tersebut.

“Masyarakat sudah sejak lama menantikan perbaikan jalan ini. Karena selama ini kerusakan jalan ini sangat mengganggu kelancaran lalulintas, apalagi di beberapa titik banyak bahu jalan yang berlubang yang membahayakan kami sebagai pengguna jalan,” ungkap Toto salah seorang pengendara.

Disamping itu, pihaknya pun berharap agar pihak pelaksana proyek perbaikan jalan tersebut dapat memperhatikan segi kualitas agar memberikan manfaat yang lebih lama bagi pengguna jalan.(edi/mlo)




Pos terkait