Peringatan Hari CTPS, Langkah Kecil Untuk Hidup Sehat

  • Whatsapp

Medialampung.co.id Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bekerjasama dengan TP-PKK Kabupaten Pesbar, menggelar peringatan hari Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) se-Dunia ke-XII Kabupaten Pesbar yang dipusatkan di SDN 45 Krui, Pekon Bumi Ratu Kecamatan Ngambur, Senin (28/10).

Hadir dalam kesempatan itu, Bupati Pesbar Dr. Drs. Hi. Agus Istiqlal, S.H, M.H., ketua TP-PKK Kabupaten Pesbar, Hj. Septi Istiqlal, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab setempat, perwakilan kecamatan, Peratin Pekon Bumi Ratu Zaini Firdaus serta masyarakat Pekon setempat dan pihak terkait lainnya.

Bacaan Lainnya



Dalam sambutannya, Hj. Septi Istiqlal, mengatakan peringatan hari CTPS se-dunia tahun 2019 yang bertemakan ‘Tangan Bersih Untuk Semua’ itu bertujuan salah satunya untuk menurunkan angka kematian anak-anak. Dimana lebih dari 5.000 anak balita penderita diare meninggal setiap hari diseluruh dunia.

“Kondisi itu sebagai akibat dari kurangnya akses pada air bersih dan fasilitas sanitasi serta pendidikan kesehatan,” katanya.

Ditambahkannya, penderitaan dan biaya-biaya yang harus ditanggung karena sakit dapat dikurangi dengan melakukan perubahan perilaku sederhana seperti mencuci tangan pakai sabun dengan air bersih yang mengalir, yang menurut penelitian dapat mengurangi angka kematian hingga hampir 50 persen, terkait dengan penyakit diare, CTPS merupakan langkah kecil untuk memulai hidup sehat, dimana perilaku sederhana itu dapat melindungi anak-anak dari penyakit seperti diare.

“Karena itu, pada peringatan hari CTPS ini sebagai salah satu upaya untuk mendorong dan mendukung budaya mencuci tangan,” jelasnya.

Sementara itu, bupati Agus Istiqilal mengatakan bahwa peringatan hari CTPS se-dunia merupakan sebuah bentuk komitmen meningkatkan kesehatan masyarakat untuk mencapai derajat kesehatan yang lebih baik. Seperti diketahui, majelis umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada 2008 lalu, telah menyerukan perlunya peningkatan praktek higiene dan sanitasi diseluruh dunia.

“Sejak saat itulah muncul kesadaran untuk mengkampanyekan perlunya cuci tangan pakai sabun, yang ditindaklanjuti dengan penetapan tanggal 15 Oktober sebagai hari CTPS se-dunia,” ungkapnya.

Dijelaskan, kegiatan CTPS ini diharapkan dapat dijadikan budaya atau gaya hidup sehat semua lapisan masyarakat. Untuk itu, melalui momentum peringatan hari CTPS se-dunia ini marilah bersama-sama untuk mengajak keluarga dan masyarakat agar ikut membiasakan cuci tangan pakai sabun dengan air bersih yang mengalir dalam kehidupan sehari-hari.

“Sehingga kedepan kesehatan masyarakat terutama bagi para siswa sekolah ini bisa terus ditingkatkan dan terjaga dengan baik,” pungkasnya. (yan/d1n/mlo)



Pos terkait