Peringati Hari Pramuka, Gerakan Pramuka Wilayah Timur Lambar Ziarah ke Makam Para Tokoh

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-60, 2021, Gerakan Pramuka Kabupaten Lampung Barat (Lambar) yang tergabung dari Kwartir Ranting (Kwaran) Sumberjaya, Kebuntebu, Gedungsurian, Airhitam dan Waytenong, melakukan ziarah ke makam tokoh Pramuka, Sabtu (14/8)

Dalam ritual ziarah makam tokoh pramuka tersebut juga dihadiri utusan dari Kwartir Cabang (Kwarcab) kak Al Yasir dan Kak Erwan. Dimana terdapat empat makam tokoh dan semuanya berada di Kecamatan Sumberjaya dan satu Berada Di Kecamatan Kebuntebu.

Bacaan Lainnya

Tapi yang dikunjungi oleh perwakilan pengurus kwarcab dan wakil kwarran adalah Makam (Kak) Risai, Kak Alimin Sumardi, Kak Abdul rasyid dan Kak Hadi. 

Sedangkan makam Kak Thamrin Jauhari, Dikunjungi Oleh Kak Kwaran Kebuntebu dan Kak Mabiran Kebuntebu 

Disampaikan Ketua III Kwarran Kecamatan Kebuntebu yang juga Ketua Gugus Depan (Gudep) SDN 1 Purajaya Dewi Suryani, S.Pd., Pada peringatan Pramuka tahun ini, Gerakan Pramuka Lampung Barat tidak melakukan kegiatan tertentu seperti kemah atau lainnya.

Hal itu dikarenakan situasi dan kondisi (sikon) yang kurang memungkinkan dampak dari pandemi coronavirus disease (Covid-19). Ditambah lagi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang menjadi Level IV. 

“Untuk mencegah kerumunan dalam ziarah ini dari setiap kecamatan (kwaran) diwakili dua orang,” terangnya. 

Lanjut Dewi kegiatan yang dilaksanakan dalam ziarah tersebut sendiri diawali dengan upacara Penghormatan di lokasi makam, yang kemudian dilanjutkan dengan doa bersama. Dan seterusnya rombongan mengunjungi keluarga para tokoh khususnya yang anak-anaknya dan istrinya yang masih ada.

“Alhamdulilah meskipun dengan segala keterbatasan. Dan pembatasan karena pandemi virus corona acara peringatan Pramuka tahun ini tetap dapat kami laksanakan dengan menggelar ziarah, sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan sebagai pengingat serta motivasi generasi untuk menghargai jasa para tokoh, mengenang patriotisme para tokoh yang tanpa henti berbakti, serta agar kita dapat meneladani dan melanjutkan perjuangan mereka guna dapat memberikan yang terbaik untuk peserta didik, anak bangsa pada Umumnya,” ujarnya. 

Dewi menyebutkan, Ziarah merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan dalam islam, terlebih mengunjungi makam, orang tua, sanak famili, rekan, tokoh-tokoh dan lainnya, termasuk ibadah yang mulia disisi Allah, SWT, sebagai bentuk penghormatan bagi yang sudah meninggal. 

“Dengan ziarah kubur kita semua akan mengingat bahwa kematian ada dan nyata,” pungkasnya. (r1n/mlo)


Pos terkait