Perkara Dugaan Pengeroyokan di Disdukcapil Bandarlampung Berujung Damai

  • Whatsapp
Kepala Disdukcapil Kota Bandarlampung A. Zainuddin saat menggelar konferensi pers dengan awak media

Medialampung.co.id – Kepala Disdukcapil Kota Bandarlampung A. Zainuddin memberikan klarifikasinya soal dugaan pengeroyokan oleh oknum pegawainya terhadap salah satu warga di loket pelayanan. 

Dalam konferensi pers yang digelar pada Senin (6/9) tersebut Zainuddin menyebutkan bahwa Perkara itu disebut telah mencapai kesepakatan damai dari kedua belah pihak.

Bacaan Lainnya

“Saya selaku kepala dinas telah memberikan teguran dan SPT, sebagai hukuman, saya pindahkan dua orang ke bagian yang lain dari loket pelayanan. Dua orang tersebut dipindahkan ke bagian Arsip dan Penyimpanan Barang Dokumen Disdukcapil,” kata Zainuddin.

Pihaknya juga telah mengatakan bahwa permintaan layanan yang dimaksud, yakni perubahan nama pada Kartu Keluarga yang diminta sudah diselesaikan hari itu juga, pada Rabu (1/9).

“Secara lisan pada hari itu juga, yang bersangkutan beserta pihak keluarga sudah saling memaafkan. Namun secara tertulisnya selesai pada hari Minggu 5 September 2021,” ujarnya 

Pihak Disdukcapil juga telah melakukan komunikasi secara intensif dengan dua keluarga yang bersangkutan, yakni Rendi dan Anita. Zainuddin mengatakan bahwa kedua belah pihak telah bersepakat damai, dan tidak memperpanjang persoalan tersebut.

“Dengan adanya kesepakatan damai tersebut, pihak kesatu dalam hal ini pelapor, sudah sepakat mencabut laporan kepada pihak kepolisian dan akan segera dilaksanakan,” terangnya

“Kami dari Disdukcapil akan memberikan bantuan kerugian seperti yang telah disepakati,” lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang pemuda asal Lampung Barat membantu mengurus dokumen kependudukan saudaranya yang merupakan warga Kecamatan Kedaton Bandarlampung. 

Pemuda yang diketahui bernama Rendi tersebut terlibat adu mulut dengan petugas di loket pelayanan kependudukan Disdukcapil, Lantai 2 Gedung Pelayanan Satu Atap Pemkot Bandarlampung. 

Cekcok antara Rendi dan petugas Disdukcapil berujung pada pengeroyokan. Rendi yang tidak terima lantas melaporkan kejadian ini ke Polresta Bandarlampung. (jim/mlo)


Pos terkait