Perlu Kewaspadaan Dalam Mencegah Konflik Sosial

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) peningkatan kewaspadaan dalam rangka penanganan konflik sosial di Kabupaten Pesbar tahun 2020, di Aula Sartika Guest House, Pekon Seray, Kecamatan Pesisir Tengah, Rabu (4/11).

Hadir dalam kesempatan itu, Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Pesbar Ir. Achmad Chrisna Putra NR, M.E.P., Dandim 0422/Lampung Barat, Letkol. CZI. Benni Setiawan, S.T., Kajari Liwa Riyadi, S.H., Kapolsek Pesisir Tengah Kompol. Drs. Ansori BM Sidik., Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Audi Marpi, M.M., sejumlah kepala OPD dan peserta rakor yang berasal dari berbagai instansi di Kabupaten setempat. 

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan itu, Achmad Chrisna Putra mengatakan Kabupaten Pesbar merupakan daerah kondusif dan aman dari konflik sosial, meski begitu semua pihak harus tetap waspada terhadap potensi konflik yang bisa saja terjadi di tengah masyarakat. 

“Sudah menjadi tugas kita semua bagaimana caranya mencegah konflik sosial salah satunya  dengan melaksanakan pengawasan dini, jika sudah kita awasi maka bisa di minimalisir terjadinya konflik,” kata dia. 

Dijelaskannya, dalam menjaga keamanan bukan hanya tanggungjawab petugas keamanan saja melainkan tugas semua pihak, mulai dari pejabat pemerintah, aparat pekon, hingga masyarakat memiliki tanggungjawab yang sama dalam menjaga keamanan.

“Saya berharap semua pihak tidak lepas tangan terhadap kewaspadaan dini konflik sosial ini, melainkan harus bekerjasama bagaimana untuk menjaga lingkungan agar tetap aman dan tidak menimbulkan provokasi yang dapat menyebabkan konflik, jelasnya. 

Menurutnya, penanganan konflik sosial sangat penting apalagi menjelang Pilkada di Kabupaten Pesbar yang akan dilaksanakan hanya dalam hitungan hari lagi, tidak hanya konflik yang terjadi langsung di lapangan, namun konflik akibat penggunaan media sosial yang tidak bijak juga bisa terjadi.

“Potensi konflik bisa terjadi melalui media sosial, karena sekarang peran medsos sangat berpengaruh, kita harus waspada berita bohong yang menyebar melalui media sosial, kita juga harus bijak dalam menyikapi isu yang berkembang di media sosial itu, terangnya.

Melalui Rakor itu, Chrisna Putra berharap agar seluruh jajaran TNI-Polri, Kejaksaan dan Pemkab Pesbar serta masyarakat dapat bersatu melakukan kewaspadaan dini dalam rangka mencegah konflik sosial yang bisa terjadi di tengah masyarakat.

“Kerjasama semua pihak sangat diperlukan dalam mencegah terjadinya konflik sosial, meski daerah Kabupaten Pesbar termasuk aman namun kita jangan sampai terlena dan acuh dengan potensi terjadinya konflik, pungkasnya. (ygi/d1n/mlo)


Pos terkait