Perpustakaan Pekon Padangtambak Terpilih sebagai Lokasi Shooting Video Dokumentasi 

  • Whatsapp
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lambar Yudha Setiawan

Medialampung.co.id – Perpustakaan Pekon Padangtambak Kecamatan Waytenong Kabupaten Lambar masuk dalam program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial tahun 2021 yang diluncurkan oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas) 

“Perpustakaan Pekon Padangtambak masuk dalam program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dan terpilih sebagai lokasi shooting video dokumentasi,” ungkap Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Yudha Setiawan, S.I.P, Jumat (30/7).

Bacaan Lainnya

Yudha menjelaskan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No.43/2007 tentang Perpustakaan, Undang-Undang No.23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta Peraturan Pemerintah No.18/2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah dimana perpustakaan ditetapkan sebagai urusan wajib non pelayanan dasar untuk menyediakan layanan yang sesuai dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi serta sesuai kebutuhan masyarakat. 

Berkaitan dengan hal tersebut, Perpustakaan Nasional RI menyelenggarakan kegiatan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. Kegiatan ini memiliki tujuan memperkuat peran perpustakaan umum dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui peningkatan kemampuan literasi yang meningkatkan kreativitas dan inovasi masyarakat serta mengurangi kemiskinan akses informasi.

“Untuk mendukung keberhasilan dimaksud maka perlu dilakukan dokumentasi dalam bentuk video terhadap dampak yang dihasilkan dari terselenggaranya Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. Nah Perpustakaan Pekon Padangtambak Kecamatan Waytenong terpilih sebagai salah satu lokasi shooting video dokumentasi, ” kata dia.

Selain Kabupaten Lambar, lanjut Yudha, terdapat tujuh kabupaten lainnya di Indonesia yang terpilih sebagai lokasi shooting video dokumentasi yaitu Kabupaten Banggai Kepulauan Provinsi Sulawesi Tengah, Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan, Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo, Kabupaten Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat, Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara, Kabupaten Lebak Provinsi Banten serta Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara. 

“Jadi se-Indonesia, hanya delapan kabupaten yang akan menjadi lokasi shooting video dokumentasi. Untuk Kabupaten Lambar sendiri sesuai dengan jadwal yaitu pelaksanaan shooting akan dilaksanakan pada tanggal 9-12 Agustus mendatang,” tegasnya. 

Lebih jauh dia mengatakan, pendokumentasian ini akan dilakukan oleh konsultan pendamping Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dan akan berkoordinasi dengan kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten setempat dalam proses pembuatan video. 

“Selama proses pembuatan video diharapkan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19,” kata dia.

Terkait akan dilaksanakannya shooting video dokumentasi tersebut . Yudha mengaku akan memaksimalkan peran pengurus Perpustakaan Pekon Padangtambak dalam cerita impact, dan juga nanti akan berupaya memasukkan Perpustakaan Pekon lainnya.

“Dengan terpilihnya Perpustakaan Pekon Padangtambak ini sebagai lokasi shooting video ini, kita bersyukur atas terpilihnya ibu Magdalena sebagai pengurus Perpustakaan Pekon Padangtambak, ini bukan hanya prestasi tapi juga membawa nama Lampung Barat serta Provinsi Lampung. Mudah-mudahan bisa dijadikan contoh oleh pekon lainnya untuk mengikuti jejak ibu Mahdalena,” harapnya

Seraya menambahkan, hal ini menunjukan bukti nyata dari keberhasilan dari tiga komitmen Pemkab Lambar yang salah satunya adalah Kabupaten Lampung Barat sebagai Kabupaten Literasi.

“Keberhasilan ini juga merupakan hasil dan peran serta ibu Partinia Parosil Mabsus sebagai Ketua Gerakan Literasi Daerah (GLD) Kabupaten Lambar,” pungkas Yudha.(lus/mlo)


Pos terkait