Pertemuan PT TEP dan Bupati Lambar Hasilkan Empat Kesepakatan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Bupati Lampung Barat Hi. Parosil Mabsus dan management PT. Tanggamus Elektrik Power (TEP) telah melakukan pertemuan sebagai tindak lanjut dari tuntutan masyarakat terhadap perusahaan tersebut. Pertemuan tersebut melahirkan sejumlah kesepakatan. 

Kabag Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Pemkab Lambar Eric Enrico mengungkapkan, pihaknya telah memfasilitasi pertemuan antara bupati dan pihak PT TEP untuk membahas persoalan yang tengah terjadi. 

Bacaan Lainnya



“Alhamdulillah pertemuan tersebut sudah dilaksanakan, dan ada beberapa kesepakatan  yang dihasilkan dari pertemuan tersebut, ” ungkap Eric Enricko, Selasa (7/7/2020). 

Dijelaskan, empat kesepakatan yang dihasilkan yakni pihak PT TEP bersedia menjaga kualitas air sungai waysemangka, kemudian bersedia mendukung tiga program unggulan yakni Literasi, Konservasi dan Tangguh Bencana. 

“Selanjutnya PT TEP juga merespon secara sosial masyarakat termasuk masalah infrastruktur, terakhir PT TEP sepakat untuk turut memberdayakan masyarakat sekitar lokasi, ” ujar Eric. 

Dikatakannya, PT TEP secara administrasi berada di wilayah Kabupaten Tanggamus, hanya saja sungai yang dimanfaatkan pihak perusahaan merupakan sungai way semangka yang notabennya memiliki hulu di Lambar, sehingga perlunya timbal balik dari pihak perusahaan. 

“Kita sampaikan bahwa pihak perusahaan harus ada timbal balik, dan pihak perusahaan sepakat dengan apa yang kita sampaikan. Tentunya akan kita pantau terus realisasinya, karena kita berharap kondusif dan mereka bisa peduli sosial, dan menjaga hubungan sosial dan pemberdayaan, ” imbuhnya. 

Sebelumnya, puluhan warga tiga pekon yakni Pekon Tugu Ratu, Pekon Banding Agung Kecamatan Suoh dan Pekon Tanjungsari BNS ngeluruk ke PT. TEP Senin (15/6).

Puluhan warga yang dipimpin langsung tokoh masyarakat Pekon Banding Agung Edi Gunawan dan tokoh masyarakat Tugu Ratu Idham Idris, Peratin Tanjung Sari Sukamto tersebut berniat menemui pihak management PT. TEP untuk menyuarakan aspirasi dan keluhan masyarakat selama ini, namun kedatangan mereka tidak mendapatkan respon bahkan tidak ada perwakilan management PT. TEP yang bersedia menemui, hingga berakhirnya demo sekitar pukul 15.00 WIB. (nop/mlo)



Pos terkait