Pertengahan Tahun, Pendapatan Daerah Tembus Rp520,2 Miliar 

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Target pendapatan daerah Kabupaten Lambar pasca dilakukan refocusing anggaran dampak adanya wabah Covid-19 sebesar Rp964,7 miliar lebih dan hingga akhir Juni 2020 telah terealisasi Rp520,2 miliar lebih.

“Awalnya pendapatan daerah ditarget sebesar Rp1,121 triliun lebih namun setelah dilakukan refocusing anggaran dampak adanya Covid-19 maka target pendapatan daerah berubah menjadi Rp964 miliar lebih. Dari target tersebut telah terealisasi sebesar Rp520, 2 miliar,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Drs. Daman Nasir, M.P.

Bacaan Lainnya



Menurutnya, target pendapatan daerah sebesar Rp964,7 miliar lebih itu rinciannya pendapatan asli daerah Rp62 miliar lebih baru terealisasi Rp28 miliar lebih, dana perimbangan target Rp680 miliar lebih baru terealisasi Rp374 miliar lebih, dan lain-lain pendapatan yang sah target Rp221 miliar lebih baru terealisasi Rp116 miliar lebih. 

“PAD terdiri dari  pendapatan pajak daerah, pendapatan retribusi daerah serta pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan,” akunya.

Untuk pendapatan pajak daerah, kata Daman, target Rp9,7 miliar lebih namun baru terealisasi sebesar Rp3,9 miliar lebih, retribusi daerah dari target Rp4,2 miliar lebih baru terealisasi Rp1,187 miliar lebih dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan target Rp4,4 miliar lebih baru terealisasi Rp3,971 miliar lebih, dan lain-lain PAD yang sah target Rp44 miliar baru terealisasi Rp19 miliar lebih. 

Selanjutnya, untuk dana perimbangan dari target Rp680 miliar lebih baru terealisasi Rp374 miliar lebih, dan di dalam dana perimbangan ini terdiri dari bagi hasil pajak/bukan pajak, dana alokasi umum (DAU) serta dana alokasi khusus (DAK). 

“Mengingat kondisi saat ini adanya wabah Covid-19 ini untuk pendapatan daerah mengalami penurunan namun kita berharap sebelum akhir tahun 2020 dapat terealisasi sesuai dengan harapan,” pungkas dia. (lus/mlo)



Pos terkait