Pertengahan Tahun, Realisasi PAD Tembus Rp27,342 Miliar 

  • Whatsapp
Kepala BPKD Lambar  Ir. Okmal, M.Si

Medialampung.co.id – Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Lambar hingga Juni atau pertengahan tahun 2021 baru mencapai 38,85% atau Rp27,342 miliar lebih dari target Rp70,377 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Ir. Okmal, M.Si mengatakan, sumber PAD Lambar umumnya berasal dari pajak dan retribusi daerah. “Jumlah pencapaian tersebut apabila dilihat dari hasil rekapitulasi perolehan PAD maka realisasi secara keseluruhan belum ideal,” kata Okmal, Rabu (7/7)

Bacaan Lainnya

Namun, lanjut Okmal, jika dilihat dari per sektor perolehan PAD maka masih terdapat beberapa perangkat daerah pengelola yang belum memenuhi target PAD sesuai standar minimal. “Pertengahan tahun semestinya idealnya realisasinya paling tidak 50 persen,” ucapnya

Berdasarkan data capaian PAD, beberapa dinas yang realisasi target PAD-nya masih rendah antara lain Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan target Rp893 juta lebih baru terealisasi Rp96 juta lebih (10,83%), Dinas Perhubungan dari target Rp250 juta lebih baru terealisasi Rp56 juta lebih (22,43%), Rumah Sakit Alimuddin Umar dari target Rp27 miliar hingga saat ini baru terealisasi Rp6,7 miliar lebih (24,30%). 

Lalu Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata target Rp153 juta lebih baru terealisasi Rp37 juta lebih (24,41%), serta Dinas Perikanan target Rp83 juta lebih namun baru terealisasi Rp18 juta lebih (21,91%).

“Khusus untuk Dinas Perhubungan terdapat beberapa item target PAD yang belum terealisasi yaitu target PAD yang bersumber dari retribusi terminal, retribusi izin trayek, retribusi pengujian kendaraan bermotor serta retribusi pelayanan penyediaan tempat kegiatan usaha,” kata dia 

Disisi lain, kata dia, persentase perolehan realisasi PAD yang tertinggi sampai Juni adalah diperoleh dari Dinas Penanaman Modal, PTSP dan Tenaga Kerja. Dari target Rp80,5 juta telah tercapai 261,85%% atau Rp210 juta lebih. Realisasi pendapatan itu bersumber dari retribusi jasa usaha serta retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Kita optimis dan berharap agar target PAD Lampung Barat dapat terealisasi sesuai dengan harapan,” pungkas dia. (lus/mlo)


Pos terkait