Pertumbuhan 700 IKM di Lambar Sekitar 5 Persen

  • Whatsapp
Kabid Industri Diskoperindag Lambar Selamat Riadi

Medialampung.co.id – Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Lampung Barat, terus melakukan pembinaan terhadap Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten setempat. Dari total sekitar 700 IKM yang ada pertumbuhannya sekitar 5 persen per tahun. 

Kabid Industri Selamat Riadi, SE., mendampingi Kepala Diskoperindag Lambar Yudha Setiawan, SIP., mengungkapkan, saat ini pihaknya fokus melakukan pembinaan terhadap 700 IKM yang bergerak di bidang usaha pengolahan kopi, makanan, minuman dan kerajinan di kabupaten yang ada. 

Bacaan Lainnya



“Dari 700 IKM yang ada di data kami dan setia tahunnya kami lakukan pembinaan itu sebagian besar bergerak di bidang usaha pengolahan kopi, dan ada juga yang bergerak di bidang usaha makanan, minuman dan juga kerajinan tangan seperti celugam dan lainnya, alhamdulillah pertumbuhannya cukup baik yakni sekitar 5 persen per tahun,” ungkapnya.

IKM yang ada tersebut, ujar Selamat, merupakan IKM milik perorangan dan juga sebagian dibentuk secara berkelompok. Keberadaan IKM tersebut diyakini akan membantu dalam rangka menjaga kestabilan perekonomian di tengah Pandemi Covid-19. 

Namun dengan adanya pandemi Covid-19 menyebabkan penjualan produk IKM di Lambar tinggal 30-40 persen lagi dibandingkan dengan sebelum adanya Pandemi Covid-19. Karena itu salah satu fokus pihaknya saat ini yakni mendorong pelaku IKM untuk terus memanfaatkan jejaring media sosial (Medsos) dan Market Place untuk sarana penjualan produk. 

“Berjualan melalui jejaring Medsos dan Marketplace menjadi yang cukup efektif memasarkan produk IKM di tengah pandemi Covid-19, dan itu menjadi fokus kami saat ini bagaimana pelaku IKM memanfaatkan smartphone yang dimilikinya untuk memasarkan produk secara online,” kata dia.

Tahun ini, lanjut dia, disamping memberikan pelatihan pemasaran, pembinaan dalam hal pengolahan dan pengemasan juga dilakukan oleh pihaknya. Beberapa waktu lalu pihaknya juga memberikan pelatihan membuat abon ikan dan membuat kerajinan rajut dengan motif celugam. (nop/mlo)



Pos terkait