Perubahan PPAS 2020, Pendapatan Daerah Berkurang Rp397,74 Miliar 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Hasil perhitungan pendapatan daerah pada PPAS Kabupaten Lampung Barat tahun anggaran 2020 sebelum perubahan sebesar  Rp1,39 triliun lebih namun mengalami perubahan pada perubahan PPAS tahun anggaran 2020 yaitu berkurang sebesar Rp397,45 miliar lebih atau berkurang sebesar 28,45 persen sehingga total pendapatan pada rancangan perubahan PPAS tahun anggaran 2020 sebesar Rp999,59 miliar  lebih.

Hal itu diungkapkan Bupati Lambar Hi. Parosil Mabsus pada saat sidang paripurna dengan agenda menyampaikan nota pengantar rancangan perubahan kebijakan umum APBD (KUA) dan perubahan prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) Kabupaten Lambar tahun 2020 yang digelar di Ruang  Sidang Marghasana DPRD, Senin (7/9).

Bacaan Lainnya



Dijelaskannya,  untuk target penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) pada perubahan PPAS Kabupaten Lambar tahun anggaran 2020 sebesar Rp66,04 miliar lebih atau meningkat sebesar Rp11,41 miliar lebih dari target pada PPAS murni 2020.

Sementara dana perimbangan mengalami pengurangan menjadi  Rp711,87 miliar lebih atau turun sebesar Rp351,96 miliar lebih dari target PPAS murni 2020 sedangkan pada pos lain-lain pendapatan daerah yang sah terjadi pengurangan sebesar Rp56,90 miliar lebih.

“Pada tahun 2020 total belanja daerah sebelum perubahan PPAS sebesar Rp1,45 triliun lebih berkurang setelah perubahan PPAS menjadi sebesar Rp1,03 triliun lebih atau berkurang sebesar  Rp424,69 miliar lebih yang terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp621,41 miliar lebih atau berkurang 5,99 persen dan belanja langsung sebesar  Rp409,44 miliar lebih atau berkurang sebesar 48,47 persen,” tegasnya.

Menurut Parosil,  tema pembangunan Kabupaten Lampung Barat pada perubahan tahun 2020 adalah “Meningkatkan Kualitas Sumberdaya Manusia dan Pembangunan Perekonomian Guna Mengurangi Kemiskinan dan Ketertinggalan”.

Sedangkan prioritas pembangunan Kabupaten Lampung Barat pada perubahan KUA tahun 2020 adalah meningkatkan infrastruktur dan konektivitas antar wilayah yang berwawasan lingkungan serta tangguh bencana.

Lalu meningkatkan kualitas layanan dasar untuk pembangunan sumberdaya manusia serta pencegahan penyebaran dan penanganan dampak Covid-19, mengurangi kemiskinan melalui peningkatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan masyarakat, peningkatan nilai budaya dan minat baca masyarakat, serta peningkatan kualitas aparatur yang profesional, Tata Kelola Pemerintahan yang baik dan Stabilitas Kamtibmas.

Lanjut dia, untuk target makro Kabupaten Lampung Barat pada perubahan tahun 2020 yakni target jalan mantap sebelum perubahan sebesar 68 persen menjadi sebesar 62,68 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebelum perubahan sebesar 67,75 poin menjadi sebesar 67,66 poin, serta pertumbuhan ekonomi sebelum perubahan berkisar antara 5,2 sampai dengan 5,4 persen menjadi berkisar antara 1,74 sampai dengan 2,74 persen untuk skenario berat dan berkisar antara 2,75 sampai dengan 3,75 persen untuk skenario sedang.

“Selain itu, untuk target inflasi tetap berkisar antara 3,5 sampai dengan 4 persen,” tandasnya. (lus/mlo)



Pos terkait