Perwakilan BPKP Lampung Gelar Coaching Clinic di Pesbar

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Perwakilan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Lampung, menggelar kegiatan Coaching Clinic bidang Keinvestigasian pada Inspektorat Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) terkait audit investigasi, tata cara Penghitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) serta pemberian keterangan ahli.

Kegiatan yang dipusatkan aula Sartika Guest House Kecamatan Pesisir Tengah, yang direncanakan akan berlangsung selama delapan hari kerja sejak Senin (3/8) hingga Jum’at (13/8) mendatang, itu dihadiri Plt.Inspektur Pesbar Henry Dunan Azhari, S.E, S.H, M.H., pemateri dari Perwakilan BPKP Provinsi Lampung yakni Hardono, Y.Joko Sapta Prihandaya, Saut Parulian Bakkara, dan Eldhiansyah. 

Bacaan Lainnya

Selain itu hadir juga peserta yang terdiri dari seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), auditor, serta Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan di Daerah (P2UPD) di lingkungan Inspektorat Kabupaten Pesbar.

Plt. Inspektur Kabupaten Pesbar, Henry Dunan Azhari, mengatakan pelatihan atau bimbingan teknis (bimtek) itu dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi pejabat fungsional dan administrator yang berada di lingkungan Inspektorat setempat. 

Menurutnya, pemahaman mengenai audit investigasi salah satunya sangat penting bagi Aparat Pengawas Internal Pemerintah dalam menjalankan fungsi pengawasan.

“Hal itu juga dalam rangka penanganan dugaan tindak pidana korupsi. Sehingga dana pembangunan baik yang bersumber dari APBD dan APBN di Pesbar tidak ada kendala,” katanya, Kamis (5/8).

Dijelaskannya, dengan adanya Coaching Clinic bidang Keinvestigasian itu,diharapkan dapat menambah pengetahuan bagi para ASN, auditor, dan P2UPd Inspektorat Pesbar, baik dalam audit investigasi, tata cara PKKN, maupun pemberian keterangan ahli. Seperti dalam audit investigasi misalnya, salah satunya adalah untuk mengidentifikasi terutama terkait dengan penyalahgunaan.

Karena itu dalam kegiatan yang dilaksanakan ini mudah-mudahan seluruh peserta benar-benar serius dan memahami semua materi yang diberikan oleh narasumber dalam hal ini dari Perwakilan BPKP Provinsi Lampung.

“Terlebih kegiatan ini dilaksanakan selama delapan hari kerja, sehingga pelatihan yang diselenggarakan Perwakilan BPKP Provinsi Lampung ini merupakan momen yang cukup baik, sehingga harus dimaksimalkan,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)


Pos terkait