Petugas Gabungan Razia Rutan Krui

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Petugas gabungan yang terdiri dari pegawai Rutan Kelas IIB Krui Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) dan Polres Lampung Barat (Lambar), melakukan razia sekaligus menggeledah seluruh kamar hunian Rutan Kelas II.B Krui, yang dimulai sekitar pukul 21.30-23.00 WIB, Sabtu (14/12).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres AKBP Rachmat Tri Hariyadi, S.Ik, M.H., didampingi Kepala Rutan Kelas II.B Krui, Beni Nurrahman, A.Md, IP, S.H, M.H., Wakapolres Kompol Vicky Dzulkarnaen, serta seluruh pegawai Rutan Krui dan Jajaran Polres Lambar.

Bacaan Lainnya



Dalam penggeledahan kamar hunian Rutan Krui tersebut petugas berhasil menemukan  sejumlah barang berupa ikat pinggang, korek api gas, silet, tali kain dan lainnya. Sementara untuk Narkoba tidak ditemukan di kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP). Kegiatan ini bertujuan mencegah dan menindak masuknya barang terlarang terutama Narkoba dan handphone (HP).

Kepala Rutan Kelas II.B Krui, Beni Nurrahman mengatakan razia besar-besaran tersebut sesuai dengan arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) pada Kemenkumham RI untuk melakukan gerakan bersama razia membersihkan seluruh Lapas dan Rutan bebas dari HP dan peredaran Narkoba. Karena itu, pihak Rutan menggandeng jajaran kepolisian.

“Kegiatan ini merupakan perintah Dirjen PAS langsung, kalau ada barang bukti telah terjadi pelanggaran harus langsung ditindak. Tentu saja ada sanksinya. Saya tidak ingin petugas itu diam saja jika ada pelanggaran. Terutama untuk narkoba harus benar-benar bersih,” kata Beni.

Lanjutnya, pihaknya juga mengapresiasi jajaran Polres Lampung Barat yang sigap merespon permintaan jajaran Rutan untuk melaksanakan kegiatan razia bersama ini. Secara internal, Rutan Krui juga akan tetap melaksanakan kegiatan razia terhadap WBP dan semua kamar hunian itu secara rutin dan berkala.

“Hal itu sebagai upaya kita dalam mencegah dan mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, terlebih terhadap peredaraan narkoba,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Lampung Barat AKBP Rachmat Tri Haryadi, mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung langkah yang diambil oleh jajaran Rutan Krui. Hal tersebut merupakan bentuk sinergisitas antar aparat penegak hukum. Sedangkan selama penggeladahan berlangsung, hasilnya tidak ditemukan adanya HP dan Narkoba. Namun hanya ditemukan barang-barang yang dinilai berbahaya antara lain tali, ikat pinggang, silet dan lainnya.

“Pelaksanaan razia ini berlangsung kondusif. Meski tidak ditemukan adanya Narkoba dan HP, namun diharapkan dapat terus diantisipasi. Kita juga mengimbau kepada pihak keluarga WBP saat membesuk tahanan maupun napi di Rutan ini jangan sampai membawa benda ataupun barang-barang yang dilarang,” pungkasnya.(yan/mlo)



Pos terkait