Petugas Rapid Test Terlambat, Pasien Terkatung-katung

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Masyarakat Waykanan, mengharapkan Rumah Sakit Umum Zainal Abidin Pagar Alam Waykanan melakukan pembenahan terhadap disiplin pada pegawainya yang khususnya ditugaskan di unit gawat darurat karena banyak petugasnya yang mengabaikan kewajiban sehingga pasien menjadi terkatung-katung.

“Ibu saya sudah dari pagi menunggu petugas untuk rapid test sebagai salah satu persyaratan agar bisa dirujuk ke rumah sakit umum di Bandarlampung, akan tetapi hingga pukul 8.40 WIB petugas rapid test yang berasal dari laboratorium yang bernama Riskon belum juga datang ternyata setelah dicari masih tidur di mess karyawan Rumah Sakit Umum Zainal Abidin Pagaralam, padahal ibu saya harus segera dirujuk dimana sesuai dengan SISRUT (sistem rujukan terpadu),” ujar Eko keponakan Ny. Nazimah, pasien yang dirawat di RSU ZAPA Waykanan 

Bacaan Lainnya



Selain harus ada tes hasil lab thorax, lanjutnya, hasil CT Scan juga harus menyertakan hasil sakit tes. “Jangan karena ketidakdisiplinan petugas pelaksana ini lantas pengobatan ibu saya yang sudah dalam kondisi kritis menjadi terhambat,” imbuhnya.

Terpisah, Riskon selaku petugas khusus rapid test Rumah Sakit Umum Zainal Abidin Pagar Alam Waykanan yang yang diduga tidak disiplin waktu kerja tersebut membantah kalau ia tidak di tempatnya ada petugas jaga 24 jam, dan ia baru saja dihubungi petugas jaga.

Sementara menurut keluarga pasien, Sejak pagi mereka mencari keberadaan Riskon. Ia ternyata tertidur dan kesiangan di rumah dinas rumah sakit zainal Pagar Alam dan baru kerumah sakit setelah dijemput keluarga pasien yang kebetulan juga bertugas di rumah sakit tersebut.(wk1/mlo)



Pos terkait