Pihak Pekon Sukapura Himpun Aspirasi Lewat Musyawarah Penyusunan RKP

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Musyawarah Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Pekon Tahun Anggaran 2022, Pekon Sukapura, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) berlangsung seru dengan tingginya antusias peserta khususnya dalam mengajukan usulan. 

Musyawarah penyusunan RKP Pekon yang dilaksanakan di Balai Pekon setempat Senin (13/9) dihadiri Camat Drs. Dahlin, M.Pd, Pendamping Kecamatan, Babinsa, Babinkamtibmas, dan semua unsur pemerintahan dan masyarakat pekon.

Bacaan Lainnya

Jurutulis Sukapura Afif Nurdiansah mendamping Peratin Setiawati, dari catatan terhimpun mayoritas usulan peningkatan kapasitas infrastruktur dan penambahan tiang listrik milik PT PLN Persero. 

Lanjut dia, prioritas pembangunan khususnya untuk Dana Desa (DD) yang dikelola langsung oleh pekon. Berdasarkan Peraturan Menteri Desa (Permendes) PDTT No.7/2021 tentang prioritas penggunaan DD tahun 2022.

Pertama pemulihan ekonomi nasional, mengingat tahun ini sudah tahun kedua masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang telah menghantam berbagai pundi kehidupan termasuk sektor ekonomi. 

Diterangkan Afif, Prioritas pemulihan ekonomi melalui DD diantaranya, pembentukan, pengebanganan dan peningkatan serta pengelolaan Bumdes yang menjadi muara usaha desa. termasuk juga, Pengebngan Desa Wisata, pencegahan stunting, penangan bencana alam dan non alam. 

Yakni kembali diluncurkannya Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), untuk meningkatkan daya beli masyarakat, karena dengan pandemi Covid-19 semua sektor terpuruk.

Sehingga dengan cara peningkatan daya beli masyarakat melalui suplai BLT akan membantu membangkitkan lagi usaha masyarakat yang kehilangan mata pekerjaan dan berbagai lainnya.

Sementara dalam sambutannya, Camat Dahlin meminta agar dalam musyawarah itu dapat menghasilkan rencana kerja yang maksimal kedepannya, sebagaimana kebutuhan untuk kemaslahatan masyarakat pekon. 

Pihaknya juga menekankan kepada semua unsur pekon untuk menyampaikan secara tegas kebutuhan pembangunan baik berupa fisik maupun non fisik.

Dahlin juga menekankan dalam momentum musyawarah seperti RKP Pekon, masing-masing untuk masyarakat, mulai dari pemangku dan LHP dan terkait lainnya sudah punya catatan apa yang akan direncanakan kedepan. 

Karena, TA 2022 orientasi pembangunan adalah pemulihan ekonomi, artinya dalam sektor pembangunan pun sifatnya untuk menunjang perekonomian, karena itu pusat prioritas usulan di bidang tersebut.

Dia juga mengajak untuk bersama, berdiskusi, tukar pikiran untuk TA 2022, melalui gagasan yang brilian, salah satunya upaya memaksimalkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan potensi wisata sebagaimana yang dimiliki Pekon Sukapura. 

Sedangkan disampaikan Peratin Setiawati Setelah tahapan ini, proses berikutnya penetapan. “Penetapan nanti setelah melalui kajian dan insyaallah sesuai target pemerintah 30 September selesai,” ujarnya. 

Setiawati berharap apa yang dihasilkan dan ditetapkan seperti untuk pembangunan untuk pemulihan ekonomi masyarakat Pekon Sukapura.(r1n/mlo)


Pos terkait