Pilih Mundur, 2020 Rumah Peserta PKH Bakal di Label

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Tahun 2020 mendatang seluruh rumah peserta program keluarga harapan (PKH) di Kabupaten Lampung Barat akan dipasangi label ‘keluarga miskin’. Hal ini untuk  memberikan efek malu kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang telah tergolong mampu dan tidak bersedia mundur secara sukarela dari kepesertaan PKH.

Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Ferry Istanto, S.E, M.M., mengatakan, sebelumnya pihaknya merencanakan akhir tahun ini pemasangan label dilakukan, namun karena tidak memungkinkan untuk masuk di Anggaran Pendapatan dan Belanja Dearah (APBD) Perubahan, maka dianggarkan untuk APBD murni tahun anggaran 2020 mendatang.

Bacaan Lainnya



”Insya Allah tahun depan, karena tidak masuk dalam anggaran APBD perubahan, dan secara teknisnya seperti apa tentunya akan dibahas lebih lanjut saat anggarannya sudah tersedia, namun yang jelas pemasangan label tersebut memang penting dilakukan,” kata dia.

Dilain pihak Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Lambar Arsyah, S.E., mengatakan, baru-baru ini satu orang peserta PKH Lambar dari Kecamatan Sukau telah memutuskan mundur secara sukarela  dikarenakan sudah terbilang mampu secara ekonomi.

”Alhamdulillah satu orang peserta PKH di Sukau yang sebelumnya menjadi sorotan karena memiliki rumah permanen yang bagus kemudian memiliki toko telah membuat surat pernyataan mengundurkan diri secara sukarela,” kata dia.

Lanjut dia, sejauh ini sudah banyak peserta PKH di Lambar yang memutuskan mundur secara sukarela, dan pihaknya masih berharap adanya peserta-peserta lain yang telah mampu secara ekonomi untuk bisa mengikuti jejak para peserta PKH yang sudah lebih dahulu mengundurkan diri.

”Apalagi ada rencana pemasangan label keluarga miskin di rumah peserta PKH, kalau sudah seperti itu maka masyarakat bisa menilai dan tentunya bagi peserta PKH yang sudah terbilang mampu apalagi punya rumah bagus, punya mobil akan malu sendiri,” pungkasnya. (nop/lus/mlo)



Pos terkait