Pimpinan Legislatif akan Evaluasi Bimtek-Studi Banding Peratin

  • Whatsapp
Ketua DPRD Lambar Edi Novial, S.Kom

Medialampung.co.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Barat (Lambar) Edi Novial, S.Kom., berharap ada peningkatan sumberdaya manusia (SDM) di tingkat pekon. Hal itu guna menyikapi terkait masih adanya pemerintah pekon belum mampu menghasilkan rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Pekon (APBP) maupun teknis administrasi lainnya sehingga menunjuk pihak ketiga.

Disamping itu, menanggapi pelaksanan bimbingan tekhnis (bimtek) dan studi banding yang dilaksanakan Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Lambar yang diikuti 131 peratin, pihaknya akan melakukan evaluasi bersama instansi terkait.

Bacaan Lainnya



“Tentu ini akan menjadi evaluasi, kaitannya sekarang mereka sedang bimtek dan studi banding untuk penguatan Badan Usaha Milik Pekon (BUM-Pekon), harus ada ilmu yang bisa impelementasikan di wilayah maisng-masing sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat,” ungkap Edi Novial.

Terlebih, dalam kegiatan bimtek dan studi banding itu terdapat dua anggota DPRD dari komisi I yang ikut melakukan pendampingan. Sehinga nanti dirinya akna menerima laporan dari hasil kegiatan tersebut.

“Dari kami (DPRD) ada perwakilan dari komisi I yang ikut melakukan pendampingan, dan mereka akan berkewajiban melaporkan hasil kegiatan itu sebagai dasar kami untuk melakukan evaluasi,” tambahnya.

Disamping itu, menanggapi informasi terkait masih adanya ada sejumlah pekon yang belum mampu menghasilkan rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Pekon (APBP) maupun teknis administrasi lainnya sehingga menunjuk pihak ketiga, dirinya berharap peningkatan SDM yang lebih baik.

“Akan kita lihat yang menjadi persoalannya apa, kok mereka buat laporan pertanggungjawaban atau penyusunan APBP masih melibatkan pihak ketiga, yang jelas mereka harus diberi pemahaman dan ini menjadi PR bagi instansi terkait, intinya harus peningkatan SDM yang lebih baik,” pungkasnya.

Seperti Diketahui, berdasarkan pantauan di sejumlah halaman Media Sosial (medsos) tampak kegiatan studi banding yang di ikuti oleh Peratin dan camat yang di koordinir oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) justru bernuansa plesiran, hal itu di perkuat dengan adanya beberapa postingan foto yang diunggah para peserta yang menunjukan beberapa lokasi objek wisata, hingga pusat perbelanjaan.(edi/lus/mlo)



Pos terkait