Pintu Masuk Waykanan Dijaga Tim Khusus

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Pemkab Waykanan terus berupaya mengamankan masyarakatnya dari ancaman wabah virus corona (covid-19), selain terus melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh fasilitas umum hingga ke kampung-kampung juga sosialisasi tentang membiasakan diri cuci tangan dengan sabun sebelum masuk ke dalam rumah, pembuatan posko gugus depan pemeriksaan terhadap para penumpang bus baik yang keluar maupun pendatang ke Waykanan juga terus berupaya untuk menambah APD ya akan ditempatkan di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin Pagar Alam dan 19 Puskesmas yang ada di Waykanan.

“Para petugas Kita di lapangan terus bekerja keras untuk memberikan penyemprotan pada fasilitas-fasilitas umum sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat luas untuk membiasakan cuci tangan sebelum masuk ke rumah masing-masing pasca beraktivitas diluar juga terus melakukan pemantauan kepada masyarakat yang datang dari perantauan di pintu-pintu masuk Waykanan terletak di perbatasan dengan Lampung Utara dan Sumatera Selatan dengan jalan melakukan pengetesan kepada para pendatang sebelum memasuki Waykanan dengan protokoler kesehatan yang telah ditentukan,” ujar Setdakab Waykanan Hi. Saipul, S.Sos, M.IP saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, Minggu (29/3).

Bacaan Lainnya



Masih menurut Saipul bahwa saat ini di Waykanan baru ada 172 APD yang telah ditempatkan di 19 Puskesmas yang berada di 14 kecamatan di Waykanan dengan masing-masing 8 api di perpus kesmas dan sisanya berada di di rumah sakit umum daerah Zainal Abidin Pagar Alam.

“Sesuai dengan perintah Bapak Bupati kita terus berupaya untuk menambah APD ini akan tetapi bukan hanya harganya mahal tetapi api di ini juga tidak ada di pasaran melainkan kita harus pesan terlebih dahulu sehingga untuk sementara cara kita masih memberdayakan yang ada Insya Allah dalam waktu dekat tapi di kita akan kita tambah,” imbuh Haji Saipul.

Saipul juga menerangkan bahwa saat ini di Perbatasan Waytuba sudah ada tim khusus pemeriksaan bus dan penumpang yang datang ke Waykanan, sementara untuk kendaraan yang melewati Waykanan tidak akan bermasalah.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Waykanan Anang Risgiyanto bersama Kalak BPBD Waykanan Bismijanadi menyatakan bahwa telah membentuk posko Gugus Depan pemantau para pendatang ke Waykanan tepatnya di Kecamatan Baradatu dan di Kecamatan Waytuba.

“Jadi siapa pun yang baru datang turun dari bus atau kendaraan umum lainnya termasuk kendaraan pribadi akan langsung kita lakukan tes kesehatannya sesuai dengan protap yang telah ditentukan dan alhamdulillah hingga saat ini di Waykanan belum ada seorangpun warga yang dinyatakan PDP, ada beberapa orang OPD hanya karena dia baru datang yang dari luar daerah dan telah di karantina ” ujar Anang.(wk1/mlo)



Pos terkait