Pj.Bupati Pesbar Sampaikan LKPj Bupati Tahun Anggaran 2020

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – DPRD Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) menggelar rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Pesbar tahun anggaran 2020, yang dipusatkan di ruang rapat gedung DPRD Pesbar, Senin (12/4).

Paripurna yang dihadiri 16 dari 25 anggota DPRD Pesbar itu dipimpin langsung ketua DPRD Pesbar Nazrul Arif, didampingi Wakil Ketua II Ali Yudiem, S.H., selain itu juga dihadiri Pj.Bupati Pesbar Bambang Sumbogo, S.E, M.M., sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta unsur Forkopimda dan undangan terkait lainnya.

Bacaan Lainnya



Dalam kesempatan itu, Pj.Bupati Pesbar, Bambang Sumbogo menyampaikan penyampaian LKPJ ini merupakan amanat dari pasal 69 undang-undang No.23/2014 tentang pemerintahan daerah dan pasal 18 ayat (2) peraturan pemerintah No.13/2019 tentang laporan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Dengan berpedoman pada peraturan ini, serta mengingat penyelenggaraan pemerintahan daerah tahun anggaran 2020 telah berakhir, saya selaku kepala daerah Kabupaten Pesbar berkewajiban untuk menyampaikan LKPJ Bupati Pesbar akhir tahun anggaran 2020 kepada DPRD Kabupaten Pesbar melalui rapat paripurna ini,” katanya.

Dijelaskannya, penyampaian LKPJ ini secara umum untuk mempresentasikan dan merangkum kemajuan penyelenggaraan pemerintahan dan kinerja pembangunan yang telah dicapai oleh pemerintah daerah Kabupaten Pesbar khusus pada tahun anggaran 2020. Secara sistematika, LKPJ tahun 2020 ini sedikit berbeda bila dibandingkan dengan LKPJ tahun sebelumnya, hal ini mengikuti pedoman yang diatur pada peraturan Menteri Dalam Negeri No.18/2020 tentang peraturan pelaksanaan peraturan pemerintah No.13/2019 tentang laporan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“LKPJ ini disusun berdasarkan pada rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) kabupaten Pesbar tahun 2016-2021, rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2020 dan perubahan RKPD tahun 2020 serta anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2020 dan perubahan APBD tahun anggaran 2020,” jelasnya.

Dipaparkannya, mengenai pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Pesbar anggaran 2020, data-data yang akan disampaikan merupakan data keuangan yang belum diaudit oleh BPK, untuk dapat dipahami bersama pengelolaan pendapatan daerah Kabupaten Pesbar pada APBD tahun anggaran 2020 ditargetkan sebesar Rp854.121.277.325,36 dan mampu terealisasi sebesar Rp806.781.954.059,79 atau sebesar 94,46%. Perhitungan tersebut berdasarkan pada pos-pos pendapatan daerah, yaitu pendapatan asli daerah ditargetkan sebesar Rp55.741.173.475,36 dan terealisasi sebesar Rp28.060.979.082,82 atau mampu mencapai 50,34%.

“Selain itu, dana perimbangan ditargetkan sebesar Rp590.953.077.954,- dan terealisasi sebesar Rp578.256.314.977,- atau sebesar 97,85%,” paparnya.

Lanjut dia, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah ditargetkan sebesar Rp207.427.025.896,- dan dapat terealisasi sebesar Rp200.464.659.999,97 atau mencapai sebesar 96,64%. Kemudian, untuk pengelolaan belanja daerah Kabupaten Pesbar tahun anggaran 2020 ditetapkan sebesar Rp917.633.238.140,40 dan terealisasi sebesar Rp837.537.203.281,15 atau sebesar 91,27%. Perhitungan tersebut didapatkan berdasarkan pada pos-pos belanja daerah daerah, yaitu belanja tidak langsung ditetapkan sebesar Rp460.944.990.507,- dan terealisasi sebesar Rp425.855.469.548,- atau sebesar 92,39%.

“Selanjutnya, belanja langsung ditetapkan sebesar Rp456.688.247.633,- dan terealisasi sebesar Rp411.681.733.733,15 atau sebesar 90,15%,” jelasnya.

Masih kata Bambang, terkait dengan realisasi belanja langsung dapat disampaikan beberapa hal yakni urusan Pemerintah Daerah wajib pelayanan dasar capaian kinerja mencapai 92% dan capaian keuangan sebesar 91.03%. Selanjutnya, urusan pemerintah daerah wajib yang tidak berkaitan dengan pelayanan dasar capaian kinerja mencapai 92.86% dan capaian keuangan sebesar 89.17%, urusan pemerintah daerah pilihan capaian kinerja mencapai 91.03% dan capaian keuangan sebesar 91.08%. Kemudian, urusan pemerintah daerah penunjang capaian kinerja mencapai 91.63% dan capaian keuangan sebesar 88.59%. Serta urusan pemerintah daerah pendukung capaian kinerja mencapai 89.69% dan capaian keuangan sebesar 83.03%.

“Untuk pengelolaan pembiayaan daerah Kabupaten Pesbar tahun anggaran 2020 ditargetkan sebesar Rp63.511.960.815,04 dan terealisasi sebesar Rp65.211.960.815,04 atau sebesar 102,68%,” tandasnya.(yan/mlo)



Pos terkait