PKKS Momentum Ditunggu SMPN 2 Airhitam, Proses Menuju Akreditasi B 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Tim Pengawas Pendidikan Tingkat SMP, Kabupaten Lampung Barat melaksanakan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah (PKKS) di SMP Negeri 2 Airhitam, Rabu (24/11).

Dari pantauan medialampung.co.id, PKKS yang dilaksanakan maksimal sekali dalam lima tahun itu, disambut antusias pihak sekolah dengan telah melakukan berbagai persiapan terhadap 45 item penilaian, yang semuanya meliputi kegiatan, tenaga, siswa, sarana prasarana (Sarpras) dan lain sebagainya dalam sekolah itu, baik barang maupun administrasi.

Bacaan Lainnya

Disampaikan Kepala SMPN 2 Airhitam Cik Agus, S.Pd., secara umum tujuan dari PKKS, ialah untuk meninjau layak atau tidaknya sekolah itu dari segala bidang dan sektor. “Tim akan melihat kredibilitas sekolah, sebagai dasar menentukan status akreditasi sekolah,” katanya.

Oleh karena itu PKKS ini disambut jangan SMPN Airhitam, yang berharap dari tahapan itu akan berimbas pada peningkatan akreditasi sekolah yang saat ini masih C ke B. 

“Jika melihat jadwal, seharusnya tahun ini sudah dilaksanakan proses  akreditasi di sekolah ini. Namun karena terjadi Pandemi Covid 19 sehingga tahapan baru dimulai lagi,” sebutnya. 

Disebutkannya saat ini jumlah siswa SMPN tersebut sebanyak 102 anak didik, dengan usia baru sebelas tahun. “Sekolah pendukung SMPN 2 Airhitam ini hanya SDN Srimenanti, jadi berapa jumlah siswa SD begitu juga berikutnya di SMP,” katanya. 

Ditempat yang sama Ketua Komite SMP Purnomo Sidik mengakui sejak adanya sekolah ini, memberikan kemudahan tunas bangsa mengenyam pendidikan. “Sebelum adanya SMP ini anak-anak kami ke sekolah seperti Waytenong dan Gunungterang harus menempuh perjalanan yang jauh, sehingga mengenyam pendidikan yang kurang produktif,” katanya.

Oleh sebab itu sebagai komitmen orang tua siswa, akan mendukung setiap terobosan yang dilakukan pihak sekolah, lantaran selain anak-anak fokus dalam belajar orang tua tidak khawatir sebab rentang kendali ke sekolah yang sangat dekat. 

Begitu juga dikatakan salah satu orang tua Imam Sahudi, berharap apa yang menjadi kebutuhan sekolah dapat terus direalisasikan pemerintah sehingga keberadaan SMPN 2 Airhitam itu sama dengan SMP lainnya yang usianya jauh lebih tua. (r1n/mlo)

Pos terkait