Pleno PPK, KPU Pesbar Targetkan Empat Hari Selesai

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) menargetkan pelaksanaan pleno rekapitulasi penghitungan suara pada pemilihan bupati dan wakil bupati Pesbar tahun 2020 di tingkat Kecamatan dalam empat hari rampung.

Ketua KPU Pesbar, Marlini, mengatakan seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di 11 Kecamatan mulai hari ini sudah mulai melaksanakan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilkada 2020 yang dipusatkan di sekretariat PPK masing-masing.

Bacaan Lainnya


Pelaksanaan pleno rekapitulasi itu mendapat pengamanan ketat dari berbagai pihak terkait. 

“Semua logistik Pilkada sudah sampai di masing-masing PPK, dan semuanya masih dalam kondisi aman, artinya tidak ada logistik yang rusak,” katanya, Jumat (11/12).

Dijelaskannya, termasuk pergeseran logistik yang ada di wilayah pekon terdalam di Kecamatan Bangkunat juga masih aman dan tidak terjadi kerusakan.

Sementara itu, untuk pelaksanaan pleno rekapitulasi di tingkat Kecamatan tersebut akan dilaksanakan hingga Senin (14/12) mendatang.

KPU Pesbar tentunya sangat berharap selama pelaksanaan pleno hingga selesai di tingkat Kecamatan nanti dapat berjalan lancar, kondusif dan tidak ada hambatan. 

Jika dalam kegiatan rapat pleno nanti terjadi adanya suatu hal yang mengganggu jalannya pleno, pihaknya meminta kepada semua PPK, maupun PPS dapat mengantisipasinya.

“Karena itu seluruh persoalan di tingkat bawah harus dituntaskan, mulai dari tingkat bawah dalam hal ini PPS maupun PPK dan terkait lainnya. Sehingga tidak terjadi adanya hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Sementara itu, masih kata dia, untuk jadwal pelaksanaan pleno rekapitulasi perolehan suara ditingkat Kabupaten Pesbar itu rencananya akan dimulai Minggu (13/12) hingga Kamis (17/12) mendatang.

Dalam pelaksanaan pleno di tingkat kabupaten tersebut pihaknya juga masih akan membahas bersama komisioner mengenai lokasi tempat untuk pelaksanaannya. 

Selain itu juga akan ditinjau mengenai prasarananya seperti jaringan internet (Wifi) maupun keamanannya nanti. Semua prasarana dalam rekapitulasi perolehan suara itu tentu harus diutamakan.

“Karena di Pilkada 2020 ini dilakukan secara online, sehingga semua sarana dan prasarana harus dimaksimalkan. Sedangkan terkait dengan upload data sementara di Sirekap melalui website KPU RI hingga kini memang masih tersendat karena terkendala server dan sinyal jaringan internet,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)




Pos terkait