Plh Walikota Bandarlampung Dipegang Badri Tamam

  • Whatsapp
Sekda Kota Bandarlampung Badri Tamam ditunjuk sebagai Plh Walikota

Medialampung.co.id – Menteri Dalam Negeri mengeluarkan surat No.120/738/OTDA tertanggal 3 Februari 2021 yang ditujukan kepada 32 Gubernur se-Indonesia termasuk Provinsi Lampung.

Surat yang ditandatangani Dirjen Otonomi Daerah Akmal Malik berkenaan dengan berakhirnya masa jabatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah pada tahun 2021.

Bacaan Lainnya

“Untuk menjamin kesinambungan penyelenggaraan Pemerintahan di Daerah yang Bupati/Walikota yang masa jabatannya berakhir pada bulan Februari 2021 dan tidak ada sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Daerah di Mahkamah Konstitusi, diminta kepada Saudara Gubernur menunjuk Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota sebagai Pelaksana Harian (Plh) Bupati/Walikota untuk mengisi kekosongan jabatan Bupati/Walikota sampai dengan dilantiknya penjabat Bupati/Walikota atau dilantiknya Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota Terpilih,” kata Akmal Malik dalam suratnya.

Berdasarkan ketentuan Pasal 131 ayat (4) Peraturan Pemerintah No.49/2008 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Pemerintah No.6/2005 tentang Pemilihan, Pengesahan Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

Akmal Malik menegaskan bahwa dalam hal terjadi kekosongan jabatan kepala daerah dan wakil kepala daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (3), Sekretaris Daerah melaksanakan tugas sehari-hari kepala daerah sampai dengan Presiden mengangkat penjabat kepala daerah.

Pilkada Serentak 2020 di Provinsi Lampung diikuti 8 daerah dari 15 kabupaten/kota, salah satunya Kota Bandarlampung. Masa jabatan Walikota Bandarlampung Herman HN akan berakhir pada 17 Februari mendatang. 

Sekretaris Daerah Kota Bandarlampung Badri Tamam dalam Rapat Koordinasi Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 kota setempat, Kamis (11/2) pagi, menjelaskan terkait dirinya ditunjuk sebagai Plh Walikota Bandarlampung dalam hal melaksanakan tugas administratif.

“Kemudian mempersiapkan pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah. Tidak ada kebijakan-kebijakan yang diambil oleh Sekda Kota Bandarlampung,” ungkap Badri Tamam dalam rakor yang dipimpin Walikota Herman HN selaku Kepala Satgas Percepatan Penanganan Covid-19.

Rakor Satgas Covid-19 ini dihadiri seluruh camat dan lurah se-Bandarlampung. 

“Saya berharap kerjasama yang baik karena Sekda hanya beberapa hari saja melaksanakan tugas sehari-hari, bangun kerja sama seperti arahan Pak Walikota,” tandasnya.(*/mlo)




Pos terkait