PLN Akan Berikan Santunan Untuk Korban Tewas Tersengat Listrik

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Petugas PLN Rayon Liwa akan melakukan pengecekan lokasi terjadinya warga yang meninggal dunia karena tersengat aliran listrik PLN saat hendak memasang tarub untuk acara hajatan (pesta) di Pekon Bandarjaya, Kecamatan Ngaras, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar).

Manager PLN Rayon Liwa, Ari Setiawan, mengaku pihaknya baru mendapat informasi mengenai kejadian ada warga yang tersengat listrik PLN hingga meninggal dunia. Karena itu, petugas rencananya akan melakukan pengecekan ke lokasi dalam waktu dekat.

Bacaan Lainnya

“Insyaallah dari PLN Rayon Liwa akan memberikan santunan ke keluarga korban yang meninggal itu,” katanya, Kamis (4/2).

Dijelaskannya, dengan adanya musibah itu, pihak PLN tetap mengimbau masyarakat, jika ada pekerjaan yang dilakukan di sekitar jaringan listrik PLN untuk lebih berhati-hati dan waspada, baik itu mendirikan tarub, pembangunan atau renovasi rumah dan sebagainya. Karena pekerjaan di sekitar jaringan listrik PLN terutama jaringan tegangan tinggi sangat berisiko.

“Untuk lebih menjaga keamanan dan keselamatan, setiap pekerjaan di dekat jaringan listrik PLN sebaiknya masyarakat berkoordinasi dengan pihak PLN terdekat di wilayah masing-masing,” jelasnya.

Sehingga, kata dia, kejadian warga yang tersengat listrik saat melakukan pekerjaan di sekitar jaringan listrik PLN itu tidak lagi terulang. Pasalnya, sebelumnya juga di wilayah Pesbar pernah terjadi ada warga yang tersengat listrik saat memasang tarub, dan kini kembali terjadi. Karena itu, masyarakat harus benar-benar memperhatikan jika hendak melakukan pekerjaan di sekitar jaringan listrik PLN itu.

“Itu untuk mengantisipasi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dan demi keselamatan masyarakat,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ayatulloh (42) dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Mitra Husada, Kabupaten Pringsewu, sekitar pukul 08.00 WIB, Rabu (3/2) kemarin.

Warga Pekon Padang Dalam Kecamatan Ngaras, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) itu meninggal dunia akibat tersengat listrik PLN saat memasang tarub untuk acara hajatan (pesta) di Pekon Bandarjaya, Kecamatan Ngaras, Senin (1/2) lalu.

Peratin Pekon Bandarjaya, Johansyah, mengatakan, pada Senin (1/2) sekitar pukul 13.00 WIB, Ayatulloh memasang tarub untuk acara hajatan bersama Hendri (37) yang juga warga Pekon Padang Dalam.

Saat itu, Hendri hendak memasang besi tarub di bagian atas, tapi besi tarub yang dipegang Hendri mengenai kabel jaringan listrik utama PLN yang jarak antara kabel jaringan utama listrik PLN itu berdekatan dengan tarub.

“Saat itu Hendri tersengat listrik dengan tegangan tinggi, sementara Ayatulloh yang berada di bawah tarub dan memegang besi tarub itu ikut tersengat listrik,” katanya.(yan/d1n/mlo)


Pos terkait