PMII Lampung Minta MK Lakukan Judicial Review UU Cipta Kerja

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Demo hari ketiga menentang pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja pada Jumat (9/10) diikuti organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lampung.

Pantauan Medialampung.co.id, ratusan elemen mahasiswa dari PMII mulai berorasi untuk menuntut Pemerintah dan DPR-RI agar  mencabut UU Omnibus Law Cipta kerja. 

Bacaan Lainnya



Dalam rilisnya, PMII Lampung menegaskan menolak pengesahan RUU Cipta Kerja serta mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya Provinsi Lampung agar menggalang laporan penolakan masyarakat untuk dilakukan uji materi (judicial review) ke mahkamah konstitusi (MK). 

Aksi damai PMII tersebut dilakukan dengan membawa tagline Panggung Gerakan untuk rakyat.

Hadi Baladi Ummah selaku ketua PKC PMII mengatakan, proses Judicial Review harus di bangun dan diperjuangkan oleh seluruh elemen masyarakat sehingga dalam proses sidang MK bisa dimenangkan. 

“Kami meminta kepada eksekutif dan legislatif untuk menandatangani kerjasama agar mengirimkan surat ke pemerintah pusat karena NU dan muhammadiyah juga menolak UU Cipta Kerja,” tuturnya. 

Sejalan dengan itu, ketua PKC PMII Provinsi Lampung yang biasa disapa Pupung  tersebut mendesak Pemerintah Lampung untuk menyatakan sikap agar UU omnibus law dicabut karena tidak berpihak pada buruh. 

Orasi elemen dari mahasiswa yang tergabung dalam PMII tersebut tetap mengikuti protokol kesehatan dengan tetap menjaga jarak.(*/mlo)



Pos terkait