Pokmas Peduli Lingkungan Bersihkan Pantai Danau Ranau

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kelompok masyarakat (pokmas) peduli lingkungan Pekon Kagungan, Kecamatan Lumbokseminung, Kabupaten Lampung Barat menggelar aksi bersih–bersih kawasan pantai danau ranau di wilayah setempat, Jum’at (13/12).

Aksi bersih–bersih yang di ikuti puluhan masyarakat dan aparatur pemerintahan pekon setempat itu berhasil mengatasi pencemaran sampah yang berasal dari limbah budidaya ikan di keramba jaringan apung (KJA) serta tanaman liar eceng gondok

Bacaan Lainnya



Peratin Kagungan Ali Rahman mengingatkan, bahwa masih banyak cara yang bisa ditempuh untuk menjaga kebersihan dan kelestarian alam. Namun upaya itu harus dilakukan secara terintegrasi dengan semua pihak, utamanya masyarakat karena masyarakat merupakan kunci kebersihan menjaga lingkungan yang tetap lestari.

“Banyak permasalahan yang kini terjadi di danau ranau. Misalnya saja, meningkatnya produksi limbah kegiatan budidaya ikan seperti banyaknya ikan yangh mati, sampah plastic serta eceng gondok sehingga menurut kami perlu upaya penyelamatan danau untuk menjaga ekosistem danau ranau,” terang Ali Rahman.

Disamping itu, Pihaknya berharap gerakan bersih-bersih ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga danau ranau agar tetap lestari. Apalagi, danau ranau menjadi salah satu objek wisata unggulan di Kabupaten Lampung Barat sehinga perlu adanya upaya kebersamaan untuk menjaga kebersihannya.

“Kami bersyukur pembentukan pokmas peduli lingkungan khususnya kawasan danau ranau ini sudah terlihat semangatnya, nanti kegiatan ini agar digelar secara rutin atau dilaksanakan setiap hari Jum’at,” imbuhnya

Bahkan, terusnya, untuk mendukung kegiatan pengendalian limbah KJA di wilayah setempat pihaknya akan mendirikan pos penampungan limbah sehingga pengelolaan limbah akan lebih terarah.

“Kita akan anggarkan pembangunan tempat penampungan sampah sementara, dan sumber dananya akan kita kumpulkan dari para pengusaha KJA, dan itu sudah menjadi kesepakatan,” imbuhnya

Ia menambahkan bahwa Selama ini, pemerintah pekon setempat memang telah memiliki satuan tugas (satgas) kebersihan untuk menjaga kebersihan di seluruh wilayah pekon setempat, akan tetapi itu belum maksimal karena keterbatasa sumber daya manusia (SDM). Sehingga tahun ini atas dasar kesepakatan, maka pihaknya membentuk pokmas peduli lingkungan untuk membantu satgas kebersihan.

“Sebelumnya sudah kita anggarakan untuk satgas kebersihan, tapi karena terbatasnya SDM jadi belum maksimal, dan nanti dengan terbentuknya pokmas ini kami yakin dapat mendukung terciptanya lingkungan dan kawasan pantai yang bersih,” tambahnya seraya berharap bahwa masyarakat setempat juga perlu menjaga kelestarian danau ranau, salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan.(edi/mlo)



Pos terkait