Polres Bersama Tim Gabungan Gelar Patroli Bersama 

  • Whatsapp
Personel Polres Tanggamus memberikan imbauan kepada pengendara untuk memakai masker. - Foto Rnn/mlo

Medialampung.co.id – Tim gabungan yang terdiri dari Polres Tanggamus, Kodim 0424/Tanggamus dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanggamus melakukan patroli bersama untuk menghimbau masyarakat agar menggunakan masker dan jaga jarak sesuai protokol pencegahan virus Corona atau Covid-19.

Lokasi yang disambangi tim gabungan adalah tempat yang banyak kerumunan dan pasar takjil di sejumlah ruas jalan di Kotaagung.

Bacaan Lainnya


Kondisi pasar takjil menjelang berbuka puasa di sejumlah titik di Kecamatan Kota Agung tergolong cukup ramai.

Imbauan langsung kepada masyarakat tersebut dipimpin langsung  Kaur Binops Sat Sabhara Polres Tanggamus Ipda Sukarjo, Dokter Puskesmas Kota Agung dr. Benson dan personel TNI Kodim 0424 Tanggamus.

Berdasarkan pantauan di lokasi, tim gabungan mendatangi sejumlah titik, dimulai dari Jalan Ir. Juanda, Jalan Harapan, Jalan Samudera dan Jalan Kelurahan Baros. Dan diantara itu, kegiatan pasar takjil lebih ramai di Jalan Ir. Juanda. 

Imbauan tersebut dilakukan dengan cara menggunakan pengeras suara yang telah dipersiapkan hingga personel mendatangi langsung penjual dan pembeli di pasar takjil tersebut.

Kaur Bin Ops Sat Sabhara Polres Tanggamus Ipda Sukarjo mengungkapkan, pihaknya secara gabungan bersama TNI Kodim 0424, Dinas Kesehatan melaksanakan himbauan physical distancing dan pemakaian masker di pasar takjil Kota Agung.

“Kami Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tanggamus melaksanakan himbauan guna memutus mata rantai Covid-19 di 6 titik pasar takjil di Kecamatan Kota Agung,” ujar Sukarjo mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, usai kegiatan.

Menurut Sukarjo, dari hasil pantauan diketahui adanya pembeli maupun penjual yang belum mematuhi anjuran pemerintah terkait penggunaan masker maupun jaga jarak, padahal mereka itu salah satu cara memutus mata rantai Covid-19.

“Tanggapan masyarakat sangat positif dan mereka sebenarnya tahu, namun mereka mengaku lupa menggunakan masker. Sehingga setelah diberikan pengertian, mereka berjanji akan memakai masker jika keluar rumah,” ujarnya.

Ditambahkan Karjo sapaan akrabnya itu, himbauan itu akan dilaksanakan secara rutin walaupun tidak berskala besar dengan harapan masyarakat dapat benar-benar sadar himbauan pemerintah terkait pencegahan Covid-19.

“Kedepan setiap sore akan dilaksanakan himbauan di pasar-pasar takjil walaupun tidak skala besar,” pungkasnya.

Ditempat sama, Kepala UPTD Puskesmas Kotaagung, dr Benson menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang keluar dari rumah untuk memakai masker dengan baik dan benar.Kemudian tetap jaga jarak, minimal 1 meter, agar tetap dirumah, namun jika ada hal yang sangat penting maka patuhi anjuran pemerintah.

“Harapan kami, masyarakat dapat bekerjasama dalam menghindari, mencegah dan memutus mata rantai Covid-19 dengan baik yang benar,” pesannya.

Sementara, perwakilan Kodim Sertu Waldi mengatakan bahwa pihaknya atas perintah Dandim 0424 Tanggamus Letkol Inf. Arman Aris Sallo menerjunkan lima personel bergabung bersama tim.

“Kodim menerjunkan 5 personel bersama tim gugus tugas Covid-19 melakukan himbauan tadi,” tegas Sertu Waldi.

Sementara berdasarkan pantauan di lapangan baik pedagang dan pembeli tidak menggunakan masker serta tidak mengindahkan physical distancing. Namun atas himbauan petugas, masyarakat yang rata-rata mengaku lupa menggunakan masker dan berjanji akan menggunakan masker jika keluar rumah serta menjaga jarak dalam bertransaksi.

“Saya belum pakai masker karena belum mendapatkan bagian, kalau dapat bagian pasti saya pakai,” ucap pria yang tak ingin disebutkan namanya tersebut.

Pun demikian, banyak juga penjual maupun pembeli taat aturan, misalnya diakui seorang ibu bernama Yulita, penjual takjil asal Jalan Bumi Jaya Pekon Terbaya bahwa ia memang selalu menggunakan masker.

“Saya biasa pakai masker walaupun tidak ada Covid-19, sudah terbiasa jadi tidak engap lagi juga menjaga dari debu,” ucapnya.(rnn/ehl)



Pos terkait