Polres Lambar Gagalkan Penyelundupan Baby Lobster Senilai Rp9,3 Miliar

  • Whatsapp
Kasatreskrim Polres Lambar AKP Made Silpa Yudiawan, SIK, SH, MH., menunjukkan barang bukti baby lobster senilai Rp.9,3 Miliar

Medialampung.co.id – Satuan Reserse dan Kriminal  (Satreskrim) Polres Lampung Barat, bersama Unit Reskrim Polsek Pesisir Tengah berhasil menggagalkan penyelundupan benur (baby lobster) senilai Rp9,304.500.000,- dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) Pekon Seray Kecamatan Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat.

Kasatreskrim Polres Lambar AKP Made Silpa Yudiawan, SIK, SH, MH., mendampingi Kapolres AKBP Rachmat Tri Haryadi, SIK, MH., mengungkapkan,  penangkapan yang dilakukan Minggu (20/6) terhadap terduga yakni DC (45)  warga Kelurahan Pasar Kota Krui,  dan HW (44)  warga Pekon Rawas Kecamatan pesisir Tengah,  serta satu orang saksi lainnya  HG (47) yang juga warga Pekon Rawas.

Bacaan Lainnya

”Mereka diamankan atas dugaan pelanggaran Pasal 92 Jo Pasal 26 ayat (1) dan/atau Pasal 88 jo Pasal 16 (1) Jo Pasal 106 Undang-Undang Republik Indonesia No.45/2009 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang RI No.31/2004 Tentang Perikanan,” ungkap Made Silpa Yudiawan.

Dijelaskan, kronologi penangkapan terhadap para terduga yakni berawak pada Minggu (20/6) Team gabungan Sat Reskrim Polres Lambar dan Unit Reskrim Polsek Pesisir Tengah yang ia pimpin langsung mendapatkan informasi bahwa terdapat kegiatan dugaan tindak pidana ‘setiap orang yang melakukan usaha perikanan yang tidak memiliki siup dan/atau penangkapan dan / atau pengeluaran benur lobster’ yang berada di Pekon Seray Kecamatan Pesisir Tengah K sedang melakukan penghitungan terhadap baby lobster.

”Selanjutnya taem melakukan penyelidikan terhadap informasi dimaksud. Kemudian di TKP team menemukan tiga orang yang ada di lokasi TKP tersebut dan barang bukti berupa lebih kurang 62.030 ekor Benih Bening Lobster. Selanjutnya terduga pelaku dan Barang bukti dibawa ke Polres Lampung Barat guna proses penyidikan lebih lanjut,” kata dia. 

Menurutnya, pada ungkap tersebut barang bukti (BB) yang ditemukan yakni baby lobster lebih kurang 62.030 ekor, satu unit Mesin chiller, satu unit Tabung oksigen, empat Box Sterofoam, dua Mesin blower, satu Bak biru, satu karung Plastik packing, empat buah Tegel Granit, 84 buah toples plastik.

”Perkara tersebut sudah ditangani oleh Unit Tipidter Polres Lambar,  dan berdasarkan hasil penyelidikan rencananya baby lobster tersebut akan dikirim ke Vietnam, kemudian diperkirakan nilai benih Bening Lobster tersebut Rp150.000 Per ekor dengan nilai total Barang mencapai Rp9,304.500.000,- para pelaku diancam dengan pidana penjara  delapan tahun denda Rp1.500.000.000,-. (nop/mlo)




Pos terkait