Polres Lambar Menang dalam Sidang Gugatan Praperadilan Bunda Hayu

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kepolisian Resort (Polres) Lampung Barat menang dalam sidang gugatan termohon atas nama Sunaria Alias Bunda Hayu binti Kerwan (45) warga Jalan Simpang Serdang Kelurahan Way Mengaku Kecamatan Balikbukit, di Pengadilan Negeri (PN) Liwa dengan nomor perkara 1/pid Pra/2021/PN Liwa. 

Sidang perkara praperadilan tersebut, menyangkut kasus yang menyeret Bunda Hayu dimana ia diamankan oleh tim Satreskrim Polres Lambar di wilayah Sumatera Selatan, pada 10 Juni 2021 lalu, atas dugaan Tipu Gelap Beras Bandes yang merugikan korbannya bernama Dyah Utama Sari sebanyak Rp750 juta.

Bacaan Lainnya

Dalam permohonannya, Bunda Hayu mencantumkan beberapa poin diantaranya, menyatakan diterima permohonan Pemohon Praperadilan untuk seluruhnya, menyatakan tindakan Termohon menetapkan Pemohon sebagai tersangka dengan dugaan penipuan dan penggelapan, berdasarkan laporan Polisi Nomor : Lp/B-282/VI/2021/POLDA LPG/RES LAMBAR/SPKT tanggal 16 Juni 2021, Laporan Polisi Nomor : Lp/B-284/VI/2021/POLDA LPG/RES LAMBAR/SPKT tanggal 16 Juni 2021, Laporan Polisi Nomor: Lp/B-291/VI/2021/POLDA LPG/RES LAMBAR/SPKT tanggal 18 Juni 2021.

Dalam petikan putusan Nomor: 1/pid Pra/2021/PN Liwa ditegaskan, setelah membaca berkas perkara dan surat-surat yang berhubungan dengan perkara dimaksud, kemudian setelah mendengar keterangan Saksi-saksi dan memeriksa bukti surat yang diajukan ke persidangan; memperhatikan Pasal 1, Pasal 77 s/d 83 Undang-undang N.8/1981 tentang KUHAP, Pasal 16 sampai dengan Pasal 22 ayat 1 huruf a, Pasal 24 Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana, Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia No.6/2016 dan peraturan perundang-undangan lain yang bersangkutan, mengadili menolak permohonan Praperadilan dari Pemohon untuk seluruhnya.

Kasatreskrim Polres Lambar AKP Made Silpa Yudiawan, SIK, MH., mendampingi Kapolres AKBP Rachmat Tri Haryadi, SIK, MH., mengungkapkan, pihaknya sejak awal akan memenangkan sidang perkara praperadilan tersebut. 

“Iya, kita bersyukur kita menang, karena memang dalam proses mulai dari penyelidikan perkara, penetapan tersangka hingga dalam mengamankan tersangka sudah sesuai dengan aturan yang berlaku, jadi dari awal kami optimis menang, ” ungkap Made. 

Anggota Satreskrim Polres Lampung Barat mengamankan Su (46), warga Kelurahan Waymengaku, Kecamatan Balikbukit, Rabu (9/6). Wanita ini diduga terlibat penipuan dan atau penggelapan pengiriman beras di gudang Bulog Liwa.

Kasus ini dilaporkan dan tertuang dalam laporan polisi Nomor: LPB-130/III/2021/Polda LPG/Res Lambar/SPKT tertanggal 15 Maret 2021.

Penggelapan dan atau penipuan tersebut bermula pada Sabtu tanggal 5 Desember 2020 sekitar Pukul 09.00 WIB telah terjadi perkara penggelapan dan atau penipuan sesuai pasal 372 dan atau 378 KUHPidana di Gudang Bulog Kecamatan Balikbukit. Dimana Pelapor atas nama Dyah Utama Sari mengirimkan Beras Bantuan Sosial (Bansos) sebanyak 68.300 Kilogram yang diangkut dengan menggunakan delapan mobil dengan cara pengiriman dari tanggal 5 Desember hingga 13 Desember 2020.

Kemudian Beras Bandes sebanyak 18.000 Kilogram yang dilakukan dua kali pengiriman dan diterima oleh terlapor Sunaria alias Bunda Hayu dengan nilai transaksi berjumlah Rp750.625.000 dan belum dibayarkan sampai saat ini, atas kejadian tersebut pelapor melaporkan kejadian ke Polres Lambar. 

Kemudian pada hari Rabu tanggal 10 Juni 2021 sekitar pukul 06.00 WIB anggotanya yang dipimpin Kanit Idik II Ipda Juherdi Sumandi, SH., penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana tersebut. Lalu, didapatkan informasi bahwa tersangka berada di rumahnya yang berada di Dusun Kebon Duku Kelurahan Pasar Martapura Kecamatan Martapura Kabupaten OKU Timur Provinsi Sumatera Selatan. 

Setelah memastikan bahwa pelaku sedang berada di rumahnya anggota langsung menuju rumah tersangka dan berhasil mengamankan tersangka dan selanjutnya tersangka dibawa ke Polres Lampung Barat untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Barang bukti yang berhasil diamankan dalam perkara tersebut berupa kwitansi bukti pembayaran beras. (nop/mlo)


Pos terkait