Polres Lamsel Periksa Saksi Kasus Dugaan Penipuan Setoran Proyek

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Polres Lampung Selatan, memeriksa saksi dalam kasus dugaan penipuan proyek infrastruktur pada Dinas PUPR Lamsel.

Informasi yang beredar, Polres Lamsel mengeluarkan surat panggilan No.SP.pgl/68/II/2021/reskrim tertanggal 22 Februari 2021 yang ditandatangani Kasatreskrim Polres Lamsel, AKP Enrico Donald Sidauruk.

Bacaan Lainnya

Dalam surat panggilan tersebut, disebutkan bahwa memanggil nama Syahirul Alim warga dusun IV desa Kedaton Kalianda Lamsel untuk bertemu IPDA Donal Afriansyah dan Aipda Bambang Edy di Ruang Unit Tipidkor Sat Reskrim Polres Lampung Selatan di Jalan lintas Sumatera Kelurahan Way Urang Kecamatan Kalianda Lampung Selatan pada hari Kamis (25/2) sekitar pukul 13.30 WIB.

Pemanggilan tersebut, untuk didengar keterangan sebagai Saksi dalam perkara dugaan Tindak Pidana Penipuan Proyek infrastruktur jalan pada Dinas PUPR Lampung Selatan yang terjadi pada hari Kamis (4/10/2018) di Halaman Parkir Indomaret Jalan Lintas Sumatera Lubuk Luar Kalianda Lampung Selatan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 KUHPidana.

Pantauan Medialampung.co.id, Syahirul Alim keluar dari ruangan Kanit Tipidkor Polres Lamsel sekitar pukul 14.35 WIB, Kamis (25/2). Mengenakan baju garis putih biru bermasker, sekretaris DPC PDIP Lamsel itu didampingi kuasa hukumnya.

Usai keluar ruangan, Syahirul Alim Irit bicara terkait kedatangannya ke Polres Lamsel. “Saya cuma ngobrol-ngobrol saja,” ungkap Syahirul Alim sambil berjalan keluar gedung Polres Lamsel.

Ditanya terkait pemeriksaannya terkait dugaan penipuan setoran proyek, Syahirul Alim enggan berkomentar. “No Comment,” singkatnya.

Terpisah, Kanit Tipidkor Polres Lamsel, IPDA Donal Afriansyah juga enggan berkomentar terkait pemeriksaan Syahirul Alim. “Nanti saja, biar Kasat yang memberikan keterangan,” katanya.

Kasatreskrim Polres Lamsel, AKP Enrico Donald Sidauruk, saat Medialampung.co.id menghubungi ponselnya, meski dalam keadaan aktif, pihaknya tak mengangkat telepon. Pesan singkat yang dikirimkan pun tak kunjung dibalas. (yud/mlo)




Pos terkait