Polres Lamtim Tangkap 7 Begal, 2 Diantaranya Dihadiahi Timah Panas

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Upaya Polsek Pekalongan Lampung Timur memburu para pelaku pencurian dengan kekerasan (curas/begal) membuahkan hasil.

Itu setelah, tim gabungan 308 Polsek Pekalongan bersama Polres Lampung Timur berhasil membekuk 7 tersangka kasus curas. Masing-masing, AW (16) warga Kecamatan Pekalongan, BS (21), HA (19), AP (18), AD (20), DR (24) dan DB warga Kecamatan Metro Utara Kota Metro.

Bacaan Lainnya

Dua dari 7 tersangka terpaksa diberi hadiah timah panas pada kaki kanannya karena berusaha kabur dan melakukan perlawanan saat akan diamankan, yaitu, BS dan DR.

Kapolres Lamtim AKBP Wawan Setiawan melalui Kapolsek Pekalongan Iptu Rahadi menjelaskan, ketujuh tersangka itu diduga sebagai pelaku curas terhadap Hendra Kurniawan (18) warga Desa Cempaka Nuban Kecamatan Batangharinuban Lampung Timur.

Aksi curas itu dilakukan para tersangka pada 21 Maret 2021 lalu. Modusnya, para tersangka mencegat korban di jalan raya Desa Adirejo Kecamatan Pekalongan, pukul 01.30 WIB. 

Pada saat itu, korban baru saja pulang dari Kota Metro. Namun, saat melintas di jalan raya Desa Adirejo, korban dikejar 2 orang tak dikenal. Sementara, 5 orang tak dikenal lainnya mencegat korban, sehingga terpaksa berhenti.

Setelah itu, para pelaku memukul kepala korban hingga mengalami luka pada bagian kepala. Kemudian, para pelaku membawa kabur sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BE 3096 PM milik korban.   

Sementara, korban yang terluka langsung mencari pertolongan ke rumah kakaknya di Desa Adirejo. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Pekalongan. Atas laporan korban, petugas Polsek Pekalongan bersama personil Polres Lamtim melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi para pelaku.

Dari penyelidikan itu, petugas berhasil mengetahui keberadaan para tersangka. Namun, saat akan diamankan 2 di antaranya berusaha melakukan perlawanan saat akan diamankan.  

Berikut para tersangka turut diamankan barang bukti antara lain berupa, BPKB dan STNK sepeda motor korban, 1 unit sepeda motor Honda Vario milik tersangka DB, 1 unit sepeda motor Honda Beat milik tersangka AP, 1 unit sepeda motor Yamaha Vega milik tersangka HA dan sebuah telepon genggam milik tersangka AW.

“Tersangka dan barang bukti kami amankan guna pengembangan penyidikan lebih lanjut,” jelas Iptu Rahadi. (wid/mlo)


Pos terkait