Polres Tanggamus Bekuk Dua Tersangka Sabu 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Dua pengedar narkotika jenis sabu bernama Samsul (39) dan Ali (28) warga Pekon Bandar Kejadian Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus dibekuk Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanggamus.

Kedua tersangka ditangkap tanpa perlawanan saat berada di rumahnya masing-masing berikut barang bukti belasan paket sabu siap edar dengan berat bruto 7,28 gram, sejumlah plastik klip bekas pakai dan alat penyalahgunaan narkoba.

Bacaan Lainnya


Dalam penangkapan tersangka Ali yang merupakan residivis kasus yang sama pada tahun 2017, tergolong dramatis, sebab ia sempat membuang sabu ke dalam sumur saat petugas datang. Beruntung petugas sigap sehingga berhasil menemukannya.

Kasatresnarkoba Polres Tanggamus Iptu Deddy Wahyudi mengatakan, kedua pelaku ditangkap Tim Opsnal Satresnarkoba, Senin 31 Mei 2021 sekitar pukul 18.00 Wib, di sebuah rumah di Pekon Bandar Kejadian Kecamatan Wonosobo, Tanggamus.

“Berdasarkan informasi masyarakat bahwa di salah satu rumah di Pekon Bandar Kejadian, Wonosobo sering digunakan sebagai tempat transaksi sabu sehingga dilakukan penyelidikan dan penangkapan,” kata Iptu Deddy Wahyudi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya.

Deddy menjelaskan, adapun barang bukti yang diamankan dari pelaku Samsul Lihar berupa 7 plastik klip bening berisikan sabu berat 4,60 gram, 4 plastik klip bening bekas pakai, 2 bundle plastik klip kosong, timbangan digital, handphone dan skop yang terbuat dari pipet plastik.

Selanjutnya, barang bukti dari tangan Ali diamankan barang bukti berupa 7 bungkus plastik klip bening berisikan sabu dengan berat 2,68 gram, 6 plastik klip bening bekas pakai, 3 plastik klip kosong, dompet warna hitam, tas kecil warna merah dan unit handphone.

“Barang bukti sabu dari tangan Samsul ditemukan berada di kamarnya dan barang bukti sabu dari Ali berhasil ditemukan saat dia membuangnya ke dalam sumur,” jelasnya.

Dilanjutkan Deddy, saat ini kedua tersangka dan barang bukti ditahan di Mapolres Tanggamus guna proses penyidikan lebih lanjut serta pengembangan kepada penyedia sabu yang telah diketahui identitasnya.

“Terhadap kedua tersangka dijerat pasal 112 dan 114 UU No.35/2009 ancaman minimal 5 tahun penjara,” pungkasnya.(ehl/rnn/mlo)




Pos terkait