Polres Waykanan Launching Ponpes Tangguh di Baradatu 

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Polres Waykanan bersama Uspika Baradatu melaunching Ponpes (pondok pesantren) tangguh di Ponpes Darul Hikmah Kelurahan Taman Asri Kecamatan Baradatu Kabupaten Waykanan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes), Jumat (30/4).

Kabag Sumda Polres Waykanan Kompol Ansori B.M. Sidik, pada acara yang juga dihadiri oleh Kasat Binmas Iptu Burhannuddin, Kapolsek Baradatu Kompol Mulyadi, Camat Baradatu, Pimpinan Ponpes Darul Hikmah Supandi, Kepala UPTD Puskesmas Baradatu, Kepala KUA Kecamatan Baradatu, Ketua PC. Nahdlatul Ulama, Pokdar Kamtibmas, tomas, toga, Bhabinkamtibmas mewakili.Kapolres menyatakan bahwa pencanangan Pondok Pesantren Darul Hikmah Kelurahan Taman asri Kecamatan Baradatu Kabupaten Waykanan sebagai Pondok Pesantren Tangguh di Kabupaten Waykanan sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah dalam upaya bersama-sama mencegah penyebaran Virus Covid-19 khususnya di lingkungan Ponpes. 

Bacaan Lainnya

Selain itu, agar Pondok Pesantren berperan secara aktif dan memberi contoh dalam melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 kepada masyarakat dengan memberdayakan santriwan dan santriwati. 

“Pada masa pandemi seperti ini para santri harus menjadi garda terdepan menjadi contoh teladan dalam penanganan Covid-19 serta para santri juga dituntut berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kepatuhan pada protokol kesehatan, tidak mengucilkan atau menjauhi keluarga pasien yang positif terpapar Covid-19 dan tetap menerima warga yang meninggal akibat terpapar Covid-19 untuk dimakamkan di lingkungannya,” kata Kompol Ansori. 

Pada kesempatan yang sama Kapolsek Baradatu Kompol Ansori menambahkan, setiap aktifitas belajar mengajar tetap harus memperhatikan Protokol kesehatan diantaranya selalu menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir, menjaga jarak minimal satu meter, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas. 

“Kami berharap agar terjalin kerjasama yang baik antar unsur pemerintah, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan penghuni pondok pesantren untuk bahu-membahu mencegah penyebaran virus covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan,” tegas Kompol.Ansori, sebelum membagikan secara simbolis bantuan paket sembako berupa beras sebanyak 175 Kg, gula pasir 27 Kg, minyak goreng 17 kg, masker 4 kotak dan Desinfektan sebanyak 25 kilogram untuk Ponpes tersebut.(wk1/mlo)


Pos terkait