Polres Waykanan Tertibkan Empat Tambang Emas Ilegal di Pinggir Sungai Waykanan 

  • Whatsapp
5 tersangka illegal mining yang berhasil diamankan oleh satuan Reskrim Polres Waykanan

Sementara melalui patroli hunting di daerah pinggir Aliran Sungai Binjai Kelurahan Blambangan Umpu Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Waykanan, petugas mendengar ada suara mesin dompeng sedang beroperasi dan langsung mengecek ke lokasi dari mana sumber suara mesin tersebut.

Benar saja, ternyata para pelaku sedang melakukan kegiatan penambangan ilegal dengan menggunakan mesin diesel GT STAR yang ditembakkan ke tanah sehingga tanah menghasilkan lumpur dan disedot kemudian dihantarkan ke asbuk yang didalamnya berisikan karpet mie sebagai penyaring pasir hitam tersebut diduga mengandung mineral emas. 

Bacaan Lainnya

Dalam penindakan di lokasi pertambangan emas, petugas mendapati empat pelaku penambang sedang bekerja ketika ditanyakan surat izin yang sah dalam usaha pertambangan tidak memiliki atau mempunyai surat izin untuk melakukan kegiatan penambangan ilegal tersebut dari pemerintah yang berwenang sehingga langsung dihentikan tanpa melakukan perlawanan. 

Ketika hendak dikumpulkan kemudian satu orang pelaku berhasil melarikan diri selanjutnya ke empat pelaku IR, YM AS dan S bersama barang bukti diamankan ke Polres Waykanan untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut oleh Tim Unit Tipiter Sat Reskrim Polres Waykanan. 

Masih di aliran pinggir sungai Binjai Kelurahan Blambangan Umpu Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Waykanan terdapat lokasi berbeda yang berjarak sekitar 30 meter dari lokasi pertama ditemukan penambangan ilegal dengan menggunakan mesin diesel GT STAR sehingga petugas mengamankan pelaku inisial T (46) warga Kampung Sidoarjo Kecamatan Umpu Semenguk Kabupaten Waykanan. 

Lebih lanjut, petugas juga melakukan penertiban penambangan emas ilegal pada hari Rabu tanggal 27 Januari 2021 di pinggir aliran sungai Neki Dsn Bukit Jambi Kampung Gunung Katun Kecamatan Baradatu Kabupaten Waykanan. 

Pada saat tiba di lokasi para pelaku penambangan langsung melarikan diri, petugas gabungan dari Tekab 308 Satreskrim Polres Waykanan bersama Sat Sabhara Polres Waykanan berupaya melakukan pengajaran namun para pelaku penambang emas berhasil melarikan diri, dikarenakan akses jalan yang sulit dan jauh dari jalan umum, sehingga petugas hanya berhasil mengamankan barang bukti yang ditemukan di TKP. 


Pos terkait