Polresta Bandarlampung Terima 165 Personil BKO Pam Pilkada

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Polresta Bandarlampung menerima Sebanyak 165 personel Polda Lampung yang terlibat dalam bawah kendali operasi (BKO) di Polresta Bandarlampung guna pengamanan (Pam) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 dan seluruh personil  mengikuti apel pengecekan di Lapangan Polresta Bandarlampung, Senin (7/12).

Dalam arahannya, Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Yan Budi Jaya, S.IK., M.M., mengatakan, Polresta hari ini menerima Personil bantuan dari Polda Lampung namun untuk besok seluruhnya apel di Polsek tempat personil yang mendapat  pengamanan. 

Bacaan Lainnya


Kemudian Kapolresta juga mengatakan kepada seluruh personel BKO Pam TPS, agar selalu disiplin mematuhi protokol kesehatan (prokes) yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan untuk selalu menjaga sikap.

“Prokes tersebut berupa 3M + 1T (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir dan tidak berkerumun) serta selalu menjaga sikap baik tampang maupun perilaku,” ujar Yan Budi Jaya.

Lanjutnya, BKO ini akan berlangsung selama tiga hari yaitu dari tanggal 08 Desember s/d 10 Desember 2020 dan seluruh personel akan terlibat dalam pengamanan di tempat pemungutan suara (TPS).

Dan Juga Selain  Polresta Bandarlampung Menerima BKO Personel Pengamanan Tempat pemungutan Suara (TPS) Besok, Selasa (08/12) akan menerima masing masing 1 Kompi BKO Dari Dit Samapta dan Sat Brimob Polda Lampung yang akan ditempatkan di beberapa polsek yang telah ditunjuk guna mendukung atau mengantisipasi setiap kejadian menonjol yang ada di wilayah Polresta Bandarlampung. 

Mereka nantinya akan ditempatkan di Lokasi Pemungutan Suara yang telah ditentukan  di seluruh Polsek Jajaran Polresta Bandarlampung dan  Tentunya para personil Harus berkoordinasi dengan Kapolsek Setempat.

Kapolresta juga Selain mengingatkan tentang Disiplin Prokes dan Sikap Tampang yang paling penting juga mengingatkan kepada personelnya, agar selama BKO tetap menjaga netralitas dan bijaklah dalam penggunaan media sosial (medsos). Jangan sampai nanti ada personel yang berswafoto dan mengupload foto tersebut di medsos seolah-olah memihak kepada salah satu calon peserta Pilkada.

“Ingat, perintah langsung dari Kapolri bahwa kita semua harus Netral dan itu harga mati. Apabila ada personel yang melanggar siap-siap akan diperiksa dan mendapatkan sanksi dari Propam,” tutup Kapolresta.(*/mlo)




Pos terkait