Positif Covid-19 di Lampung Bertambah 17, Satu Pasien Meninggal Dunia

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Penambahan 17 kasus positif Covid-19 hari ini berasal dari beberapa daerah di Lampung. 

Seperti dari Bandarlampung sembilan orang, Kabupaten Lampung Tengah empat orang, Pesawaran satu orang, Tulangbawang Barat satu orang, Lampung Selatan satu orang dan Tanggamus satu orang. Demikian dikemukakan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, dr. Reihana saat memberi keterangan.

Bacaan Lainnya



Lanjutnya, dari 17 kasus konfirmasi positif hasil tracing ada tujuh orang dan kasus baru 10 orang. Yang menjalani isolasi mandiri 11 orang yang dirawat di rumah sakit enam orang.

Rinciannya, pasien 1.025 perempuan 46 tahun dari Kabupaten Lampung Selatan merupakan hasil tracing dari pasien 1.099 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. 

Pasien 1.206 perempuan 63 tahun dari Bandarlampung merupakan kasus baru saat ini bergejala dan dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Bandarlampung.

“Pasien 1.207 perempuan 24 tahun dari Bandarlampung juga merupakan kasus baru seorang ibu hamil sejak tanggal 7 Oktober dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Bandarlampung dengan keluhan batuk demam dan sesak. Hasil diagnosis dokter sebelumnya adalah tifoid dan ada kontraksi kehamilan.

Sejak tanggal 13 Oktober dirujuk ke rumah sakit pemerintah dilakukan pemeriksaan swab dan terkonfirmasi positif pada tanggal 14 Oktober 2020. Saat ini bergejala dan dirawat di rumah sakit pemerintah yang ada di Provinsi Lampung,” ungkapnya.

Lanjutnya, Pasien 1.208 laki-laki 51 tahun dari Bandarlampung merupakan juga kasus baru yang bersangkutan merupakan seorang pedagang warung di Bandarlampung dan saat ini bergejala dirawat di rumah sakit Pemerintah  Provinsi Lampung. Pasien 1.209 perempuan 24 tahun Bandarlampung juga merupakan kasus baru.

“Ibu rumah tangga yang sedang hamil 39 Minggu saat ini bergejala dan dirawat di rumah sakit pemerintah di provinsi Lampung,” tambahnya.

Pasien 1.210 laki-laki 40 tahun dari Bandarlampung merupakan kasus baru yang bersangkutan saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien 1.211 dan 1.212 merupakan hasil tracing dari pasien 999 dan pasien 1.030 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien 1.213 laki-laki 35 tahun dari Bandarlampung merupakan kasus baru yang bersangkutan pedagang di salah satu pasar di Bandarlampung kondisi saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien 1.214 perempuan 54 tahun dari Bandarlampung merupakan kasus baru saat ini tidak bergejala dan sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien 1.215 dan 1.216 dari Lampung Tengah merupakan hasil tracing dari pasien 1.081 saat ini juga sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien 1.217 laki-laki 17 tahun dari Lampung Tengah merupakan hasil tracing dari pasien 1.025 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien 1.218 perempuan 9 tahun dari Lampung Tengah merupakan hasil tracing dari pasien 1.089 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.

Pasien 1.219 perempuan 33 tahun dari Pesawaran merupakan kasus baru, tanpa gejala dan sedang menjalani isolasi mandiri. 

Pasien 1.220 perempuan 60 tahun dari Kabupaten Tanggamus merupakan juga kasus baru saat ini tidak bergejala dan sedang melakukan isolasi mandiri.

Pasien 1.221 perempuan 45 tahun dari Tulangbawang Barat merupakan kasus baru saat ini bergejala mempunyai keluhan sejak tanggal 10 Oktober, yaitu batuk tiga hari demam badan lemas mual dan nafsu makan berkurang.

Dilakukan tes Swab dan positif tanggal 13 Oktober, Saat ini bergejala dan sedang dilakukan perawatan di rumah sakit swasta di Lampung Tengah.

“Pasien konfirmasi positif yang meninggal yaitu pasien nomor 1.206 perempuan 44 tahun dari Bandarlampung, tanggal 11 Oktober dibawa ke rumah sakit swasta di Bandarlampung dengan keluhan batuk kering, demam  selama satu minggu dan dilakukan pemeriksaan rontgen dengan hasil bronkopneumonia, dilakukan rapid test hasilnya reaktif,” ungkap Reihana.

Kemudian dilakukan pemeriksaan  tanggal 13 Oktober siang pasien mengalami perburukan kesehatan pada pukul 17 pasien dinyatakan telah meninggal dunia terkonfirmasi positif covid 19 dari hasil laboratorium kesehatan daerah provinsi Lampung.

“Tanggal 14 Oktober 2020 pasien dimakamkan dengan pemulasaran jenazah dilakukan secara protokol covid-19,” tutupnya. (ded/mlo)



Pos terkait