Positif Covid-19 di Lampung Bertambah 33, Tiga Orang Meninggal Dunia

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kasus positif Covid-19 di Lampung bertambah 33 kasus, sehingga total 1.204 kasus di Lampung.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung, dr. Reihana pada Rabu (14/10).

Bacaan Lainnya



“Dari 33 Kasus tersebut 21 kasus dari Kota Bandarlampung, Lampung Selatan satu orang, Lampung Utara tiga kasus, Tulangbawang Satu orang, Tanggamus tiga orang, Lampung Tengah tiga orang,” kata dr. Reihana.

Lanjutnya, Dari 33 kasus kali ini ada 16 orang merupakan kasus baru dan 17 orang diperoleh dari hasil tracing.

Selanjutnya, ada 10 orang yang menjalani perawatan di ruang isolasi dan 23 orang menjalani isolasi mandiri.

Kemudian pasien yang selesai menjalani isolasi juga ada 9 orang. Mereka berasal dari Bandarlampung empat orang, Lampung Utara tiga orang, Pringsewu dan Lampung Barat masing-masing satu orang.

Pasien meninggal dunia bertambah orang dan semuanya asal Bandarlampung.

“Pasien yang meninggal dunia hari ini ada tiga orang. Kesemuanya adalah dari Bandarlampung dan tata laksana pemulasaraan jenazah secara protokol Covid-19,” tambahnya.

Rinciannya, pasien meninggal nomor 1.181 laki-laki 61 tahun dimana pasien ini mengeluh diare, mual, lemas serta nafsu makan berkurang.

Pada tanggal 9 Oktober 2020 pasien menjalani pemeriksaan rapid test di rumah sakit swasta di Bandarlampung dengan hasil reaktif.

“Setelah hasilnya reaktif langsung dilakukan pemeriksaan swab dan terkonfirmasi positif Covid-19 dan langsung menjalani perawatan di ruang isolasi,” paparnya.

Pada tanggal 11 Oktober 2020 sore, kondisi pasien memburuk, dan pukul 17.05 WIB dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

Selanjutnya, pasien nomor 1.188 seorang laki-laki 61 tahun. Dimana pasien tersebut mengeluh demam selama lima hari juga disertai sesak selama satu minggu dan lemas.

Setelah dilakukan pemeriksaan rontgen dengan hasil pneumonia di kedua paru dan dilakukan rapid test dengan hasil reaktif

“Dilakukan swab hasilnya keluar positif dan langsung menjalani perawatan di rumah sakit swasta di Bandarlampung. Lalu pada 11 Oktober 2020 kondisi kesehatan pasien memburuk, dan pada pukul 8.00 WIB pasien dinyatakan telah meninggal dunia,” terangnya.

Selanjutnya, pasien nomor 997 seorang perempuan 44 tahun yang mengunjungi rumah sakit dengan keluhan demam, batuk dan pilek selama tujuh hari. Dilakukan pemeriksaan rapid test dengan hasil reaktif yang dilanjutkan dengan swab hasilnya positif Covid-19.

“Pada tanggal 13 Oktober malam pasien mengalami kondisi buruk, dan tanggal 14 Oktober pada pukul 6.00 WIB pasien dinyatakan meninggal dunia,” tutupnya. (ded/mlo)



Pos terkait