Positif Covid-19 di Lampura Tembus 562 Kasus

  • Whatsapp
Bupati Lampura, Budi Utomo, didampingi Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Lampura, Sanny Lumi, saat meninjau salah satu destinasi wisata di Lampura

Midialampung.co.id – Berdasarkan data per Minggu, 3 Januari 2020, total warga Kabupaten Lampung Utara (Lampura), terkonfirmasi positif mencapai 562 kasus. 

Setelah ada penambahan 12 orang terpapar corona, dan meninggal dunia 11 orang. Tiga diantaranya masih belum diketahui (suspect) covid-19.

Bacaan Lainnya

“Total ada 12 orang, setelah kemarin ada 10 orang dan sebelumnya satu orang. Sama dengan penambahan hari ini,” ujar Sekretaris Posko Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampura, dr. Maya Natalia Manan.

Maya didampingi Plt. Kabid P2 Dinkes Lampura, Dian Mauli tersebut mengatakan, untuk selesai diisolasi, terdapat 534 orang.

Sementara, kata dia, untuk Orang bergejala atau suspect berjumlah 18 orang, kasus baru 1 dan lama ada 7 kasus.

Untuk kontak erat ada 978 orang, 48 masih dalam pantauan dan 830 selesai dipantau selama 14 hari dan hasilnya negatif Covid.

“Meski vaksin telah ditemukan, dan sebentar lagi akan dilakukan vaksinasi tahap pertama. Kita harus tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan, sesuai pesan 3M. Yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak karena tidak tahu bertemu dan kontak dengan siapa,” kata Mauli menambahkan.

Sebab, lanjutnya, pasca tahun baru masih ada 12 warga yang terpapar corona. Sehingga pihaknya menghimbau agar masyarakat tetap patuh dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

“Hari ini ada satu warga kita, asal Kecamatan Sungkai Selatan positif covid-19. Saat ini, sedang melaksanakan isolasi mandiri di Kota Bandar Lampung,” imbuhnya.

Sementara, juru bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lampura, Sanny Lumi, sekaligus Plt Kadis Kominfo mengatakan, destinasi wisata di Lampura masih terbuka untuk umum. 

Hal tersebut, kata dia, sesuai dengan kebijakan pemerintah daerah, selain untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat juga karena bukan merupakan tujuan utama sebagai tempat wisata.

Sehingga masih dianggap belum begitu rawan, terhadap penyebaran corona yang belakangan cukup membahayakan di negeri ini.

“Masih relatif sedikit pengunjungnya, dan rata-rata masih berasal dari pelancong lokal. Tapi  ingat, masih tetap memperhatikan protokol kesehatan,” kata Sanny.

Sebelumnya, terjadi Penambahan 8 kasus terkonfirmasi positif covid-19 asal Kabupaten Lampura, pada Kamis, 24 Desember 2020 lalu. 

Berdasarkan data gugus tugas malam, total warga terkonfirmasi corona mencapai 524 orang. Setelah ada penambahan 8 orang, dari sebelumnya 516 orang. 

Sementara yang selesai isolasi sebanyak 364 orang dan 9 orang meninggal dunia.

“Hari ini bertambah delapan orang, sehingga total ada 524 warga terkonfirmasi positif covid-19,” kata Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampura, Budi Utomo, sekaligus Bupati Lampura, didampingi oleh Jubir Satgas, Sanny Lumi, sekaligus Plt. Kadis Kominfo. (adk/ozy/mlo)


Pos terkait