PPKM Darurat Diperpanjang, Bunda Eva Minta Pengertian Warga

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Pusat memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat level 4 mulai tanggal 26 Juli – 2 Agustus 2021. 

Menindaklanjuti Instruksi dari Pemerintah Pusat, Pemda Kota Bandarlampung berharap adanya kerjasama antara pemerintah, masyarakat, forkopimda, dan semua elemen untuk menuju zona aman

Bacaan Lainnya

Eva Dwiana mengatakan pemberlakuan PPKM Darurat level 4 ini adalah pembatasan jam operasional baik pasar tradisional sampai pedagang kaki lima dengan syarat harus mematuhi protokol kesehatan yang ketat, Saat konferensi pers di ruang rapat Walikota, Senin (26/7)

“Adapun pasar tradisional dibatasi jam operasionalnya mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB. Sementara untuk pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pasar loak, pasar burung, pasar batik/bambu kuning, bengkel kecil, cucian kendaraan dan lain sejenisnya diizinkan buka dengan dibatasi jam operasionalnya mulai jam 08.00 WIB sampai jam 15.00 WIB dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan hand sanitizer harus ada,” ucapnya

Selain itu, lanjutnya, untuk warung makan (warteg), pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya diizinkan buka mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB.

“Dengan syarat memakai protokol kesehatan ketat, memakai masker, mencuci tangan, dan penyediaan handsanitizer,” ujar dia.

Sementara itu, untuk rumah makan, restoran atau cafe yang berada di lokasi sendiri dapat melayani makan di tempat dengan kapasitas 25 %.

“Dan menerima makanan dibawa pulang atau take a way dengan dibatasi jam operasional mulai jam 07.00 WIB sampai jam 21.00 WIB dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” kata dia.

Ia menambahkan untuk kegiatan pada pusat perbelanjaan, Mall, pusat perdagangan ditutup sementara, kecuali, akses untuk restoran, supermarket/pasar swalayan dapat diperbolehkan dengan diberlakukan ketentuan jam operasional.

“Mulai dari jam 07.00 WIB sampai jam 20.00 WIB dan hanya menerima take away dan tidak menerima makan ditempat. Ini berlaku di mall, dan untuk Pasar Bambu Kuning, Simpur Center, dan Pasar Tengah juga diperbolehkan,” ungkapnya.

Selain itu, untuk kegiatan event olahraga baik pertandingan olahraga, hanya boleh diselenggarakan oleh pemerintah tanpa ada penonton.

Bunda Eva berharap dengan adanya informasi ini, khususnya untuk masyarakat Kota Bandarlampung bisa mengerti serta memahami, apa yang dilakukan ini memang cukup berat.

“Tetapi dengan kita bekerjasama dan berkolaborasi dengan Pemerintah pusat, provinsi, forkopimda dan semua elemen yang ada di Kota Bandarlampung insya Allah secepatnya Kota Bandarlampung bisa masuk zona aman, sehingga kita bisa aktifitas normal kembali,” harapnya.

Semenatara Kapala Badan BPPRD Kota Bandarlampung Samsul Rahman mengatakan akan memberikan sanksi tegas bagi pelanggar PPKM darurat.

“Kalau bisa jangan sampai denda lah, ini kan PPKM yang penting masyarakat saling ngerti aja tapi tetap tegas. Dan kami setiap malam tetap melakukan operasi yustisi, dan alhamdulilah tempat yang kita lakukan operasi masih nurut tidak ngeyel,” kata dia.

Dengan adanya PPKM Darurat level 4 ini pemerintah Kota Bandarlampung bekerjasama dengan pihak Kepolisian dan TNI serta unsur muspida Kota Bandarlampung terus berupaya agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan.(jim/mlo)


Pos terkait