PPUKI Dukung Rencana Kerjasama Pemkab Lamteng dengan PT BAS

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Perkumpulan Petani Ubi Kayu Indonesia (PPUKI) Lampung menyambut baik rencana kerjasama pemerintah daerah dengan PT Bima Agrotama Sukses (BAS). Hal ini diungkapkan Ketua PPUKI Lampung Dasrul Aswin.

Dasrul menyatakan pihaknya sangat mendukung adanya kerja sama pemerintah daerah dengan PT BAS. “Kita sangat mendukung upaya kerja sama dengan PT BAS. Dengan adanya kerja sama, petani singkong punya kepastian harga,” katanya.

Bacaan Lainnya


Terlebih lagi, kata Dasrul yang merupakan putra daerah Lamteng ini, PT BAS akan mengembangkan singkong menjadi beras dan plastik. “Apalagi PT BAS akan menjadikan singkong bahan pokok beras dan plastik. Inovasi ini sangat kita dukung. Jadi singkong tidak melulu jadi aci. Harga singkong bisa menjadi stabil. Bisa bersaing dengan pabrik tapioka lain,,” ungkapnya.

Dasrul menyatakan PT BAS juga membantu pengembangan budidaya singkong sehingga hasilnya berkualitas. “PT BAS juga akan mengembangkan kualitas hasil pertanian singkong. Hal ini sangat kita harapkan sesuai visi-misi PPUKI membangun kemitraan dengan petani,” tegasnya 

Dasrul menegaskan, PPUKI sangat mendukung upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah dan provinsi menaikkan harga singkong. “Kita sangat mendukung pemerintah daerah dan provinsi menaikkan harga singkong. Ini demi kesejahteraan petani,” ungkapnya.

Sekarang ini, kata Dasrul, harga singkong Rp1.400 per kilogram. “Harga singkong sekarang memang Rp1.400 per kilogram sekarang ini. Namun potongannya masih besar rata-rata di atas 25 persen,” katanya lagi.

Sebelumnya diberitakan, Pemkab Lamteng akan bekerja sama dengan PT BAS. Hal ini terkait kerjasama kemitraan budidaya ubi kayu atau singkong.

Plt. Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Pemkab Lamteng Eko Dian Susanto menyatakan kerja sama dengan PT Bima Agrotama Sukses belum dilaksanakan. “Kerja samanya belum dilaksanakan. Masih dalam pembahasan internal. Nanti kalau pihak PT Bima Agrotama Sukses sudah datang, saya kabari. Rencananya sih setelah Lebaran ini. Tapi belum tahu,” katanya.

Gambaran bentuk kerja sama dengan PT Bima Agrotama Sukses, kata Eko, pihak perusahaan akan membantu pemasaran ubi kayu. “Gambaran umumnya yang bermitra dengan petani. Pihak PT Bima Agrotama siap membantu pemasaran harga singkong dan budidayanya,” ujarnya.

Masalah kesepakatan harga, kata Eko, secara khusus langsung dengan petani lewat asosiasi. “Ke petani langsung lewat asosiasi. Kalau Pemkab Lamteng kerjasamanya secara umum saja,” ungkapnya.

Diketahui kerjasama dengan PT Bima Agrotama Sukses difasilitasi oleh Kementerian Pertanian. PT Bima Agrotama Sukses akan membeli ubi kayu dengan patokan harga terendah Rp1.200. Petani memiliki jaminan kepastian harga. Namun, PT Bima Agrotama Sukses juga meminta kepastian kualitas kadar pati 25 persen. PT Bima Agrotama Sukses juga siap menyiapkan bibit dan pupuk agar kualitas ubi kayu terpenuhi. (sya/mlo)




Pos terkait