Produksi Kopi di Pagardewa Diprediksi Menurun

  • Whatsapp
Sumarlin, S.P, Kabid Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Lampung Barat

Medialampung.co.id – Produksi kopi robusta di Kecamatan Pagardewa Kabupaten Lambar tahun ini diprediksi mengalami penurunan. Hal itu karena dampak musim kemarau yang terjadi pada tahun 2019.

“Saat kita turun kelapangan di bulan Desember lalu ada lahan yang tanaman kopinya gundul namun masih tumbuh, kemudian tidak ada pohon peneduh, serta pemanfatan herbisida terlalu tinggi,” kata Kabid Perkebunan Sumarlin, S.P, mendampingi Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Agustanto Basmar, S.P, M.Si.

Bacaan Lainnya



Kata dia, untuk jumlah penurunan produksi kopi di Kecamatan Pagardewa belum bisa dipastikan karena untuk taksasi produksi kopi baru akan dilaksanakan pada Maret mendatang. “Bisa saja di Kecamatan Pagardewa terjadi penurunan namun di kecamatan lainnya terjadi peningkatan produksi. Untuk hasilnya nanti akan diketahui setelah dilakukan taksasi,” ujar dia seraya menambahkan produktifitas kopi robusta di Kabupaten Lambar tahun 2019 sebanyak 1,1 ton perhektar.

Untuk daerah yang terdampak kemarau, kata dia, pihaknya akan mengupayakan lokasi tersebut mendapatkan program peremajaan yang bersumber dari APBN tahun 2020. “Jadi diharapkan nantinya daerah yang terkena dampak kemarau akan mendapatkan program peremajaan tanaman kopi,”  pungkas dia. (lus/mlo)



Pos terkait