Program Pemasangan Stiker Dinsos Dipertanyakan

  • Whatsapp
foto lusi/mlo

Medialampung.co.id –  Anggota Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Lambar Tri Budi Wahyuni mempertanyakan program pemasangan stiker di rumah rumah warga penerima program keluarga harapan (PKH) tahun 2020.

“Saya ingin tanyakan mekanisme pemasangan stiker itu seperti apa, apakah warga yang pasang sendiri atau ada petugasnya yang masang karena kenyataan di lapangan banyak stiker yang tidak terpasang khususnya di rumah penerima PKH ,” tegas Tri Budi Wahyuni pada saat hearing pembahasan laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) Kabupaten Lampung Barat tahun anggaran 2019 di Ruang Sidang Maghasana DPRD, Selasa (28/4). 

Bacaan Lainnya



Wakil rakyat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) juga mempertanyakan penerima bantuan PKH.  “Saya lihat ada beberapa penerima PKH yang rumahnya tidak dipasang stiker sementara penerima lainnya di kecamatan yang sama sudah dipasang stiker. Selain itu penerimanya juga ada yang rumahnya megah dan kaya,” kata dia.

Tri berharap kepada Dinas Sosial untuk melakukan pendampingan terhadap petugas yang melakukan pemasangan stiker di kecamatan, hal ini perlu dilakukan guna memastikan apakah stiker tersebut benar-benar dipasang dirumah warga penerima PKH atau tidak. “Jangan sampai ada yang orang mampu atau orang kaya dapat PKH tapi rumahnya nggak dipasang stiker,” cetusnya.

Menanggapi hal itu,  Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas sosial Ferri Istanto mengatakan, tahun ini Pemkab lambar melalui Dinas Sosial ada program pemasangan stiker di rumah penerima PKH.  “Untuk teknis pemasang stikernya kami bekerjasama dengan pekon. Target kita dengan adanya pemasangan stiker tersebut ada yang mengundurkan diri. Sejauh ini belum semua pekon dilakukan pemasangan jadi masih dalam proses,” ujar Ferri mendampingi Kepala Dinas Sosial Edy Yusuf. (lusi/mlo)



Pos terkait