Program RJIT Dialokasikan untuk Belasan Poktan  

  • Whatsapp
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Lambar Ir. Rusdi

Medialampung.co.id – Peningkatan produksi padi di Kabupaten Lambar terus digenjot dalam upaya pencapaian swasembada pangan. Salah satu program upaya khusus yang akan dilakukan yaitu dengan  kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi tersier (RJIT).

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Ir. Rusdi mengungkapkan, bersumber dari dana tugas pembantuan (TP) APBN tahun 2021 sebesar Rp900 juta, tahun ini jaringan irigasi tersier yang mengairi areal persawahan ratusan hektar di Kabupaten Lambar akan direhab. 

Bacaan Lainnya


“Jadi ada 12 kelompok tani (Poktan) yang jaringan irigasinya akan direhab,” ungkap Rusdi, Jumat (12/1).

Kata dia, ke-12 Poktan yang mendapatkan kegiatan RJIT tersebut antara lain berdomisili di Pekon Roworejo Kecamatan Suoh, Pekon Lumbok Kecamatan Lumbokseminung,  Pekon Pagardewa Kecamatan Sukau,  Pekon Ciptamulya Kecamatan Kebuntebu dan Pekon Suoh Kecamatan Bandarnegeri Suoh.

“Dengan adanya rehab irigasi tersier ini maka diharapkan air akan lancar masuk ke dalam areal persawahan sehingga petani tidak kekurangan air dan bisa melaksanakan penanaman padi minimal dua kali dalam setahun,” tegasnya. 

Seraya menambahkan, kegiatan RJIT akan dilaksanakan secara swadaya oleh kelompok tani, sama halnya dengan pembangunan embung, pembangunan DAM parit, serta pembangunan irigasi tanah dangkal yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) penugasan bidang pertanian tahun 2021 dan tetap dipantau oleh pemerintah daerah dalam hal ini DTPH. (lus/mlo)




Pos terkait