Prokes Mulai Kendor, Ini Kata Sekkab Lampura

Medialampung.co.id – Meski Kabupaten Lampung Utara (Lampura), masuk dalam zona kuning atau penyebaran rendah Covid-19, namun warga diminta waspada dan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

Hal tersebut, dikatakan Sekdakab Lampura, Lekok saat diminta keterangan menanggapi kendurnya masyarakat menerapkan Prokes baik dalam rumah maupun ketika beraktivitas luar rumah.

Bacaan Lainnya


“Masyarakat harus menerapkan Prokes, meski kita dalam keadaan zona kuning. Prokes dinilai sangat penting guna untuk mencegah penyebaran Covid-19,” terangnya.

Terlebih, kata dia, menghadapi natal dan tahun baru (NATARU) tentunya masyarakat harus lebih berhati-hati baik dalam rumah maupun di luar menjalani aktivitasnya sehari-hari.

“Terlebih, telah ditemukannya Covid-19 varian delta yang cukup berbahaya untuk warga. Sebab, varian ini sangat cepat penyebarannya,” kata dia.

Plt. Dinas Kesehatan Lampura, dr. Maya Natalia Manan, juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak terlena dengan status Kabupaten Lampura, yang saat ini berada di level zona kuning.

“Jadi sekali lagi, kita melihat masyarakat disiplin prokesnya sudah mulai kendor. Bisa dilihat di lingkungan pasar dan tempat umum lainnya sebagian besar memang tidak memakai masker lagi,” kata Maya, sapaan akrabnya.

Hal itu, kata dia, tidak dibenarkan. Sebab varian delta sebagian daerah sudah ada yang menjadi korban terpapar. Jadi, sangat disayangkan sekali, jika masyarakat tidak memakai masker ketika menjalani aktifitas di luar rumah.

“Akhir November, terdapat kasus baru sebanyak 8 warga. Jadi, jangan kira Covid-19 sudah berakhir. Kalau tidak sama-sama menjaga, lalu siapa lagi,” tegasnya.

Untuk itu, pihaknya menghimbau agar masyarakat Lampura dapat menerapkan Prokes tersebut. Jelang NATARU saat ini, sangat rentan penyebaran Covid-19 jenis Delta itu.

“Jangan kendur untuk Prokes. Sayangi keluarga dan sekali lagi jangan lengah,” pungkasnya.(adk/ozy/mlo)


Pos terkait